Babak Baru Kasus Pelecehan Pedagang Bakso: Kuasa Hukum Hadirkan Saksi Kunci

Sabtu, 25 April 2026 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penasehat hukum korban dugaan pelecehan

Penasehat hukum korban dugaan pelecehan

TASIKMALAYA, MNP – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret oknum pedagang bakso berinisial S (48) di Kota Tasikmalaya terus bergulir.

Guna memperkuat bukti dan membuat perkara menjadi terang benderang, pihak korban resmi menghadirkan tiga orang saksi kunci untuk memberikan keterangan di Mapolresta Tasikmalaya, Jumat malam (24/04/2026).

Penasihat Hukum Korban, Hendi Haryadi, S.H., mengungkapkan bahwa ketiga saksi yang dihadirkan terdiri dari Ketua RW setempat, serta dua tokoh warga berinisial B dan Y.

Dalam proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP), para saksi memaparkan rangkaian peristiwa yang memperkuat dugaan pelecehan tersebut.

“Saksi menjelaskan bahwa saat dikonfirmasi, Ketua RW dari lingkungan terlapor sempat bertanya langsung kepada S mengenai apa yang terjadi. Saat itu, terlapor mengakui perbuatannya bahkan dengan memperagakan simbol jari tertentu,” jelas Hendi kepada MNP.

Selain soal dugaan pelecehan, kehadiran para saksi ini juga bertujuan meluruskan isu miring mengenai penculikan dan penyiksaan terhadap terlapor S yang sempat beredar di masyarakat.

Para saksi menerangkan bahwa kedatangan terlapor ke rumah korban bukan karena penculikan, melainkan atas dasar ajakan untuk klarifikasi. Bahkan, saat itu terlapor didampingi oleh keponakannya sendiri.

“Kondisi terlapor saat di rumah korban tampak normal, tidak ada tanda-tanda penculikan atau penganiayaan berlebihan. Isu mengenai penggunaan balsem, cabai (Aida), atau tembakau itu sama sekali tidak benar menurut keterangan para saksi,” tambah Hendi.

Saksi berinisial B (Ketua RT) juga sempat menjembatani komunikasi antara keluarga korban dan terlapor.

Berdasarkan bukti percakapan singkat yang kini telah dilampirkan, keluarga korban awalnya menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan tanpa menuntut materi, asalkan dihadiri oleh pengurus lingkungan setempat.

Di tempat yang sama, Asep Iwan Restiawan, S.H., M.H., menambahkan bahwa kehadiran para saksi ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan kuat bagi penyidik dalam mengambil langkah hukum selanjutnya.

“Kami ingin permasalahan ini terang benderang. Jika dalam proses penyelidikan diduga kuat adanya perbuatan pelecehan, kami berharap pihak kepolisian segera mengambil langkah hukum tegas agar korban mendapatkan keadilan,” kata Asep.

Pihaknya juga meminta semua pihak agar bijak dan objektif dalam melihat kasus ini, serta tidak mudah terpengaruh oleh opini yang hanya bersumber dari satu pihak saja tanpa bukti medis atau saksi yang kuat.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tergiur Imbalan, Karyawan Swasta di Garut Kota Nekat Jadi Perantara Narkoba
Pakpak Bharat Menuju Swasembada Energi: Progres PLTA Kombih III Terus Dikawal Ketat
Opini: Dana PBBKB—Uang Rakyat yang Tersesat di Lorong Birokrasi
Update Desa Wanakerta: Sukses Gelar Bintek BUMDes untuk Dongkrak PADes
Kades Kertajaya Pimpin Bimtek Pembangunan Rumah Sederhana bagi Penerima BSPS
Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih Buntu, Aliansi Bungursari Geruduk Kantor Walikota Tagih Janji Hibah
Wujudkan”Panyingkiran Bersinar”, Kelurahan Panyingkiran Optimalkan Bank Sampah Lewat Aksi Jumsih
Dugaan Konflik Kepentingan Kasus Mesin Mobil Dinsos, Tatang Toke: Jangan Ada yang Dilindungi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:53 WIB

Babak Baru Kasus Pelecehan Pedagang Bakso: Kuasa Hukum Hadirkan Saksi Kunci

Sabtu, 25 April 2026 - 12:40 WIB

Tergiur Imbalan, Karyawan Swasta di Garut Kota Nekat Jadi Perantara Narkoba

Sabtu, 25 April 2026 - 11:03 WIB

Pakpak Bharat Menuju Swasembada Energi: Progres PLTA Kombih III Terus Dikawal Ketat

Jumat, 24 April 2026 - 19:12 WIB

Opini: Dana PBBKB—Uang Rakyat yang Tersesat di Lorong Birokrasi

Jumat, 24 April 2026 - 18:24 WIB

Update Desa Wanakerta: Sukses Gelar Bintek BUMDes untuk Dongkrak PADes

Berita Terbaru

Ilustrasi

Barito Timur

Opini: Dana PBBKB—Uang Rakyat yang Tersesat di Lorong Birokrasi

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:12 WIB

Berita terbaru

Update Desa Wanakerta: Sukses Gelar Bintek BUMDes untuk Dongkrak PADes

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:24 WIB