Warga Resah! Ulah Pungli Jukir Mabuk Berakhir di Mapolsek Garut Kota

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Polsek Garut Kota Polres Garut bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Laporan tadi terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) parkir liar di kawasan Jalan Bank, tepatnya di depan Stasiun PT KAI Garut, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Jumat (31/7/2026) malam.

Aksi penertiban yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dipicu oleh keresahan warga setempat.

Para juru parkir liar tersebut disinyalir kerap meminta uang parkir sembari berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).

Petugas patroli yang diterjunkan ke lokasi langsung melakukan pengecekan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Dari hasil penyisiran di sekitar lokasi kejadian, polisi berhasil mengamankan tiga orang pria yang diduga kuat melakukan tindakan meresahkan tersebut.

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial IS (46), warga Kecamatan Wanaraja, DK (46), warga Kecamatan Garut Kota, dan RP (23), warga Kecamatan Garut Kota.

Ketiganya langsung digiring ke Mapolsek Garut Kota untuk menjalani pemeriksaan dan diberikan pembinaan.

Kapolsek Garut Kota, AKP Zainuri, S.Pd., menjelaskan bahwa tindakan respons cepat ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mengayomi masyarakat serta langkah preventif untuk menjaga kondusivitas di wilayah hukum Polres Garut.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan Kamtibmas melalui saluran pengaduan yang tersedia.

“Setiap laporan akan kami tindaklanjuti secara cepat, profesional, dan humanis guna menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegas AKP Zainuri, Sabtu (1/8/2026).

Usai diamankan, ketiga pria tersebut telah menandatangani surat pernyataan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Langkah pembinaan ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Berita Terkait

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 
Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya
Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo

Berita Terbaru