BARITO TIMUR, MNP – Wakil Bupati Barito Timur (Bartim), Adi Mula Nakalelu, meluapkan kemarahannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Bartim Coalindo, menyusul dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas pertambangan perusahaan tersebut.
Dalam sidak tersebut, nampak sikap Wabup Bartim menegaskan agar pihak perusahaan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bartim tidak saling melempar tanggung jawab atas persoalan limbah tambang yang dikeluhkan masyarakat.
“Ini persoalan serius, Jangan saling lempar tanggung jawab. Ini menyangkut lingkungan dan keselamatan masyarakat. Semua pihak harus bertanggung jawab sesuai tugas dan kewenangannya,” tegas Adi Mula Nakalelu di lokasi sidak, kemarin .
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adi Mula Nakalelu menyayangkan belum optimalnya pengelolaan limbah oleh perusahaan serta lemahnya pengawasan dari DLH Bartim. Ia menilai kondisi di lapangan menunjukkan adanya pelanggaran yang harus segera ditindaklanjuti.
Wabup Bartim meminta manajemen PT Bartim Coalindo segera melakukan pembenahan sistem pengelolaan lingkungan, termasuk pengolahan limbah, serta memastikan seluruh aktivitas tambang sesuai dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Selain itu, Adi Mula Nakalelu menginstruksikan DLH Bartim untuk memperketat pengawasan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan PT Bartim Coalindo.
Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam merespons keluhan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah setempat.
![]()
Penulis : Yulius Yartono
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan