Pelatihan Tata Rias, Wujud Pemberdayaan Perempuan di Kelurahan Bantarsari Kota Tasikmalaya

Selasa, 14 Oktober 2025 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Dalam rangka meningkatkan kemandirian dan daya saing ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan, Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya menggelar Pelatihan Keterampilan Tata Rias, Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Kelurahan Bantarsari tahun 2025, hasil Musrenbang Kelurahan Tahun 2024, dan didukung oleh DPA Kelurahan Bantarsari Tahun Anggaran 2025.

Pelatihan yang diikuti oleh 25 peserta dari unsur ibu-ibu RW, RT, dan pemudi Kelurahan Bantarsari ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja di bidang kecantikan.

Selain itu, pelatihan ini membuka peluang usaha mandiri seperti menjadi Makeup Artist (MUA), serta menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas peserta agar berpartisipasi aktif dalam pembangunan lokal.

Camat Bungursari Sodik Sunandi menyampaikan, pelatihan tata rias ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kecamatan dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, terutama generasi muda.

“Kami punya komitmen untuk memberikan skill keahlian kepada masyarakat, khususnya remaja, agar memiliki keterampilan di bidang tata rias,” kata Sodik.

“Ini juga bagian dari program pemerintah, yaitu Tasik Pintar. Harapannya, peserta tidak berhenti di kegiatan ini saja, tapi berani membuka praktik, minimal untuk keluarga dulu, dan ke depan bisa membuka usaha salon,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Rasidin Hadi Juanda, SIP., MIP., selaku Askot Bidang Pemberdayaan Masyarakat, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini berkat kolaborasi antara Kelurahan Bantarsari dan Pokmas.

Rasidin bersyukur kegiatan pemberdayaan masyarakat salur 2 sudah selesai dengan baik, termasuk pelatihan tata rias ini.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat, tidak hanya berhenti di aula, tapi juga bisa diterapkan peserta di rumah dan lingkungan masing-masing. Kalau sudah profesional, tentu bisa mendatangkan penghasilan,” ujarnya.

Ketua Pokmas Tatang Supriadi, S.IP. menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya konkret dalam menjalankan program pemerintah di bidang pemberdayaan.

“Syukur alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar. Kami berharap hasil pelatihan bisa diimplementasikan di masyarakat agar warga Bantarsari semakin mandiri, terutama dalam bidang kecantikan,” tuturnya.

Pelatihan dibimbing langsung oleh Elisa Tri Wahyuni, S.Sos., M.M. dari LPK Talita Indonesia. Ia menekankan bahwa kecantikan sejati bukan hanya tentang penampilan fisik, tetapi juga kemampuan merawat diri dan membangun kepribadian yang positif.

“Cantik itu bukan harus putih, tinggi, atau langsing. Cantik itu ketika seorang wanita mampu merawat diri, menjaga kebersihan, dan menampilkan diri dengan percaya diri. Hari ini kami ajarkan makeup simple untuk sehari-hari, agar para peserta bisa tampil segar dan percaya diri,” jelasnya.

Salah satu peserta Insani Putri, menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelatihan serupa bisa lebih sering dilakukan.

“Pelatihannya seru dan bermanfaat, apalagi buat ibu-ibu dan remaja. Kita bisa belajar merias diri dan meningkatkan kreativitas. Kegiatan seperti ini bagus banget, apalagi di zaman sekarang makeup itu lagi tren dan bisa jadi peluang usaha,” katanya antusias.

Melalui pelatihan ini, Kelurahan Bantarsari berupaya mendorong pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri dan produktif.

Dengan keterampilan tata rias, perempuan diharapkan tidak hanya mampu tampil percaya diri, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian ekonomi dan kesejahteraan keluarga.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Penerima Becak Listrik Tasikmalaya Ikut Pembekalan di Brigif
Beda Keterangan dan Data ‘Sentuh Tanahku’, Karang Taruna Pertanyakan Aset Desa Mekarwangi
Kolaborasi ORADO Gunungsitoli dan Kodim 0213/Nias, Siap Gelar Turnamen Domino Piala Panglima TNI
Penelusuran Proyek APBN Rp24 M Way Katibung: Pelanggaran Bisa Berujung Pidana
Jaga Kesehatan Pendamping Pasien, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Paket Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional
Edukasi Wartawan, SWI Depok Bedah Risiko Pidana Pajak dalam RUU Perampasan Aset
Purna Tugas, Keteladanan 3 Guru Senior SMPN 1 Petarukan Tetap Dikenang
Ancam Lapor Polisi, Pembeli Desak Fellena Selesaikan Sengketa Jual Beli Tanah di Gunung Cihcir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:25 WIB

Penerima Becak Listrik Tasikmalaya Ikut Pembekalan di Brigif

Senin, 7 September 2026 - 10:04 WIB

Beda Keterangan dan Data ‘Sentuh Tanahku’, Karang Taruna Pertanyakan Aset Desa Mekarwangi

Senin, 7 September 2026 - 09:41 WIB

Kolaborasi ORADO Gunungsitoli dan Kodim 0213/Nias, Siap Gelar Turnamen Domino Piala Panglima TNI

Minggu, 6 September 2026 - 17:47 WIB

Penelusuran Proyek APBN Rp24 M Way Katibung: Pelanggaran Bisa Berujung Pidana

Minggu, 6 September 2026 - 17:28 WIB

Jaga Kesehatan Pendamping Pasien, Primaya Hospital Bagikan 2.000 Paket Mini MCU di Hari Pelanggan Nasional

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penerima Becak Listrik Tasikmalaya Ikut Pembekalan di Brigif

Senin, 7 Sep 2026 - 15:25 WIB