Aktivis Geram: Fungsi P2B Tasikmalaya Mandul, Marak Pelanggar Sempadan Sungai

Senin, 29 September 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Fungsi Pengendalian dan Pengawasan Bangunan (P2B) di Kota Tasikmalaya menuai kritik keras dari elemen masyarakat.

Satuan ini dinilai mandul karena maraknya bangunan permanen yang melanggar sempadan sungai dan jalan dibiarkan, sementara penindakan hanya gencar dilakukan terhadap pedagang kaki lima (PKL).

Kritik tajam ini disampaikan oleh Asep Devo, Koordinator Aliansi LSM/Ormas Kecamatan Bungursari sekaligus Ketua DPD LPLHI Tasikmalaya, pada Senin (29/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“P2B dari dulu seolah-olah tidak berfungsi. Bangunan yang berada di sempadan sungai maupun sempadan jalan semakin banyak. Jadi jelas P2B tidak ada action, kecuali hanya ke pedagang kaki lima yang dieksekusinya. Mana (penindakan terhadap) yang melanggar sempadan sungai maupun jalan? Saya rasa gak ada,” tegas Asep Devo.

Dirinya mempertanyakan keberanian dinas teknis, khususnya Dinas PUTR dan Satpol PP sebagai eksekutor, untuk membongkar bangunan pengusaha besar yang melanggar aturan.

Asep Devo mengingatkan bahwa hukum berlaku untuk semua orang, dan berdasarkan Permen PUPR No. 28 Tahun 2015, sempadan sungai dan jalan adalah aset yang dikelola pemerintah.

“Di sini ada Dewan sebagai pengawasan, ya jalankan sesuai tupoksinya. Jangan sampai legislatif maupun eksekutif melihat karena yang melanggar itu pengusaha atau banyak uang,” kata Asep Devo.

Lebih lanjut, ia menyoroti kasus pembangunan gudang tanpa Izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), khususnya di wilayah Bungursari. Ia mengeluhkan bahwa pemerintah hingga kini hanya melakukan pengecekan dan survei tanpa ada tindakan tegas.

“Masalah gudang yang tidak berizin, sampai sekarang belum ada tindakan. Seolah-olah pemerintah tidak berani, seolah-olah tidak ada regulasi yang jelas,” ungkapnya.

Asep Devo memberikan ultimatum kepada pihak pemerintah. Jika dalam waktu dua minggu setelah audiensi tidak ada progres atau tindakan tegas.

Dia mengancam akan membawa seluruh pihak, baik legislatif maupun eksekutif, untuk melaksanakan sidak langsung ke lokasi gudang-gudang yang diduga melanggar peraturan.

“Jika sampai nanti tidak ada (tindakan), maka kami akan ajak semua pihak baik itu dari legislatif maupun eksekutif dan semua pihak terkait untuk melakukan sidak langsung ke lokasi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Lewat Inovasi PACI’DA, Dukcapil Jeneponto Jemput Bola Layani Perekaman KTP-el Warga Lansia
Pelaksanaan Proyek P3A Desa Tugu Jaya – Cigombong Diduga Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik
Kenalkan Pembiayaan Syariah, Adira Finance Tasikmalaya Gelar Program ‘Goes to Masjid’
Membangun Harmoni Keluarga, Kunci Sukses Prajurit Kodim 0611/Garut dalam Bertugas
Bumil Wajib Tahu! Puskesmas Bantar Sosialisasikan 12 Standar Pemeriksaan Kehamilan Terbaru
Instruksi AHY, Demokrat Kota Tasikmalaya Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis
Terobosan Baru Bedah Saraf Indonesia, Primaya Hospital Bekasi Timur Lakukan Sacral Neuromodulation Pertama di Indonesia 
Pelayanan Kilat Disdukcapil Jeneponto Urus Adminduk Pengantin: 100% Gratis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:51 WIB

Lewat Inovasi PACI’DA, Dukcapil Jeneponto Jemput Bola Layani Perekaman KTP-el Warga Lansia

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:42 WIB

Pelaksanaan Proyek P3A Desa Tugu Jaya – Cigombong Diduga Kangkangi Keterbukaan Informasi Publik

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:08 WIB

Kenalkan Pembiayaan Syariah, Adira Finance Tasikmalaya Gelar Program ‘Goes to Masjid’

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:56 WIB

Membangun Harmoni Keluarga, Kunci Sukses Prajurit Kodim 0611/Garut dalam Bertugas

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:38 WIB

Bumil Wajib Tahu! Puskesmas Bantar Sosialisasikan 12 Standar Pemeriksaan Kehamilan Terbaru

Berita Terbaru