SDN 1 Sindangpalay Terapkan Program Green Harmony School, Tanamkan Karakter dan Cinta Lingkungan

Senin, 29 September 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – SDN 1 Sindangpalay, yang beralamat di Jl. Mang Koko, Kelurahan Sukamajukidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, resmi meluncurkan Green Harmony School (GHS).

Program ini sebagai salah satu upaya menanamkan nilai karakter, keimanan, ketakwaan, kreativitas, serta kolaborasi kepada peserta didik, Senin (29/09/2025).

Kegiatan ini diawali sejak Agustus 2025 dan kini mulai memasuki tahap pelaksanaan di sejumlah kelas. Fokus utamanya adalah menanam tanaman hias di lingkungan sekolah sebagai bagian dari penghijauan sekaligus media pembelajaran bermakna bagi siswa.

Fajar Ramdani, S.Pd., selaku guru kelas sekaligus pembimbing, menjelaskan bahwa program GHS selaras dengan visi misi sekolah.

Tujuannya kata Fajar, membangun kolaborasi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Kami sepakat memilih tanaman hias karena lebih sesuai untuk penghijauan di depan kelas.

“Harapannya, anak-anak sadar untuk merawat lingkungan, belajar bekerja sama, serta menguatkan nilai keimanan dengan mencintai alam,” ungkapnya.

Menurut Fajar, program ini juga menjadi bentuk pembelajaran mendalam yang tidak hanya berfokus pada teori di kelas, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Siswa dilibatkan langsung dalam perawatan, mulai dari menyiram hingga menjaga tanaman, dengan pemantauan dari guru dan kepala sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Sindangpalay, Titin Kartini, S.Pd., menegaskan bahwa GHS adalah bagian dari pendidikan karakter.

Pihaknya ingin menanamkan kecintaan lingkungan, kedisiplinan, kejujuran, dan ketekunan pada anak-anak. Bedanya, kali ini, sekolah bermitra dengan orang tua melalui musyawarah sebelum program dijalankan.

“Dukungan orang tua sangat besar sehingga pelaksanaan berjalan lebih maksimal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Titin berharap GHS dapat menjadikan sekolah semakin asri, aman, dan nyaman. Dengan lahan yang cukup luas.

“Saya optimistis program ini mampu menumbuhkan karakter positif anak sejak dini, dimulai dari hal-hal kecil seperti menanam dan merawat tanaman,” pungkas Titin.

Program Green Harmony School ini diharapkan menjadi praktik baik yang dapat dibagikan ke sekolah lain, sekaligus menjadi bekal penting bagi siswa.

Ya, dalam menghadapi tantangan masa depan, baik dalam dunia kerja, kewirausahaan, maupun kehidupan sosial yang menuntut kerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah
Disdukcapil Jeneponto Rampungkan Pemadanan 13 Ribu Data KRS, Ini Rincian Hasilnya
Polres Pakpak Bharat Ringkus Dua Pria Pengedar dan Pengguna Sabu di Sibande
Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:47 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:27 WIB

Disdukcapil Jeneponto Rampungkan Pemadanan 13 Ribu Data KRS, Ini Rincian Hasilnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:17 WIB

Polres Pakpak Bharat Ringkus Dua Pria Pengedar dan Pengguna Sabu di Sibande

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Berita Terbaru