Tasikmalaya, MNP – Pondok Pesantren (Pontren) Daarussa’adah yang beralamat di Kp Curughawu RT 05 RW 02 Desa Puspajaya Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya bisa menjadi pilihan orang tua murid yang hendak menyekolahkan anaknya.
Untuk tahun ajaran 2024-2025, Pontren dibawah naungan Yayasan Daarussa’adah Azzahry ini membuka pendaftaran santri/santriwati Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau pindahan PAUD-MI/SD-SMP IT-SMK-Kuliah.
Yusup Permana selaku Ketua Yayasan Daarussa’adah Azzahry mengatakan, pihaknya akan mempermudah segala administrasi atau yang berkaitan dengan finansial tanpa memberatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak akan memberatkan, biaya masuk hanya Rp 150 rupiah, itu juga bagi yang mampu. Sedangkan kalau yang tidak mampu dari A sampai Z itu tanggung jawab kami, kalau yang kurang mampu bayar semampunya,” jelas Yusup Permana, Rabu (17/04/2024).
Pihak Yayasan berharap, orang tua murid bisa menitipkan anaknya ke Pondok Pesantren Daarussa’adah dan calon peserta didik mari bersama sama belajar plus dengan sekolah formalnya.
“Semoga, dengan segala keringanan biaya pendidikan yang diterapkan di Pondok Pesantren bisa mengetuk hati para hamba Alloh SWT untuk membantu Yayasan kami, dengan masa depan generasi Islam di Indonesia,” harap Yusup Permana.
Selain itu, dirinya juga meminta kepada alumni bisa menjadi mempromosikan Pondok Pesantren Daarussa’adah kepada khalayak ramai, agar Lembaga Pendidikan ini bisa dikenal masyarakat luas.

Deretan Prestasi
Sejumlah prestasi pernah didapatkan Pondok Pesantren Daarussa’adah diantaranya:
– Juara 1 lomba pidato di tingkat provinsi Jawa Barat dan Tingkat kabupaten Tasikmalaya.
– Lomba baca kitab alfiah dan tafsir tingkat Kabupaten Tasikmalaya.
– Lomba baca kitab sapinah se-Priangan.
Prestasi sekolah formal.
– Juara umum 2 pada Lt 2,
– Juara BTQ Baca Tulis Qur’an,
– Pildacil tingkat kecamatan dan menerima penghargaan ahli baca kitab dari Bupati Tasikmalaya.
– Juara 3 Kompetisi Standar Nasional (KSN) Matematika tingkat kabupaten Tasikmalaya dan termasuk 10 besar LCC tingkat kabupaten.
– Awal tahun 2024 menjadi juara 1 Borangan (Ngabodor Sorangan), semacam standup comedy dan menjadi utusan ke tingkat provinsi Jawa Barat.
Sejarah Pondok Pesantren Daarussa’adah.
Pesantren ini didirikan tanggal 7 Agustus tahun 1997 yang di dukung oleh guru gurunya dari pondok pesantren Bantargedang Cibeureum Kota Tasikmalaya.
Sebelumnya, awal berdiri pesantren ini adalah khusus pesantren Takhosus yang hanya mempelajari kitab kitab kuning di utamakan ilmu alat, Shorof dan Nahwu, sesuai dengan legalitas dari pesantren induknya dari Bantargedang.
Namun, karena tuntutan zaman di tahun 2016, alumni juga tokoh tokoh masyarakat maka sepakat mendirikan pendidikan formal yaitu SMP Islam terpadu Daarussa’adah, khusus siswanya adalah santri dan salah satu persyaratan siswa SMP wajib mondok di pesantren.
Selanjutnya, pada tahun 2019 Yayasan Daarussa’adah Azzahry mendirikan SMK dengan jurusan Multimedia, untuk dua tahun kebelakang ini di rubah menjadi TKJ (Teknik Komputer Jaringan).
Hal itu berdasarkan pertimbangan lantaran multimedia agak sulit untuk mencari PKL. Sementara TKJ lebih mudah mencari lapangan kerjanya.
Pendidikan
– SMP Islam, SMK, Madrasah Diniyah dan Majelis Ta’lim. Disamping itu, Yayasan Daarussa’adah Azzahry juga menerima siswa balita mulai dari usia 3,4,5 tahun total jumlah santri yang mukim ada 185 orang.
Saat ini, ada santri PAUD/Balita, kedua ada Santri SD sekitar 50 orang dan untuk SD nya masih bekerja sama dengan SD Negeri. Peserta didik tiap hari di bimbing oleh dua orang pengasuh.
LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) yaitu menampung anak anak terlantar anak anak yatim yang tidak mampu/korban perceraian.
Santri Takhosus: santri yang sudah tamat sekolah bisa sambil kuliah.
Bimbingan umroh: Insya Allah bagi yang berminat umroh kami membantu untuk disambungkan dengan pihak travel.
Program unggulannya ilmu alat yaitu ilmu yang mempelajari tentang bahasa ilmu shorof nawhu dan lain sebagainya juga Tahfidz.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan






