Tasikmalaya, MNP – Tarhib Ramadhan dan Munggahan Santri Santriah Pondok Pesantren Daarussa’adah berlangsung khidmat dengan tema Tingkatkan Iman Imun dan Taqwa Dalam Menyambut Kedatangan Bulan Ramadhan.
Acara berlangsung di Aula Aroza Pondok Pesantren Daarussa’adah Kp Curughawu RT 05 RW 02 Desa Puspajaya Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (27/02/2025).
Raut muka sedih bercampur bahagia terlihat dari orang tua murid, karena dengan acara ini Tarhib Ramadhan dan Munggahan bisa kembali berkumpul sekaligus bermunggahan bersama putra putrinya yang mengenyam pendidikan di Ponpes Daarussa’adah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara diisi dengan penampilan para santri diantaranya pembukaan pembacaan kalam ilahi, tawasulan, mars Daarussa’adah, penampilan grup hadroh Syu’ban Nussa’adah yang membawakan lagu religi.
Selain itu, amanat pimpinan pondok pesantren, di tutup dengan doa, dlanjutkan dengan buka timbel botram/makan bersama sehingga menambah hangatnya kebersamaan dalam kesederhanaan suasana munggahan di lingkungan pondok pesantren.
Muhammad Riza Nurasyifa S.Pd Ketua pelaksana sekaligus Kepsek SMP IT PP Daarussa’adah mengatakan, ini merupakan agenda tahunan di Pondok Pesantren Daarussa’adah yaitu tarhib ramadhan dan munggahan bersama antara keluarga pesantren dan santri.
“Ini sebagai bentuk dari ikhtiar kita untuk terus menjalin ukhuwah persaudaraan, agar terjadi koneksi yang terus tersambung antara pesantren dan orang tua santri,” ucap Muhammad Riza.
Pasalnya terang dia, dalam menuntut ilmu harus terjadi koneksi antara 3 unsur, supaya mendapatkan ilmu yang bermanfaat pertama dari anak itu sendiri kedua dari gurunya yang ketiga dorongan dari orang tuanya.
“Sehingga apabila tiga komponen ini satu frekuensi maka nanti akan ada efek positif terhadap anak tersebut dan acara ini salah satu proses untuk terjadi koneksi tersebut,” ungkapnya.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap dua hari menjelang bulan Ramadhan supaya diri kita menghadapi bulan suci Ramadhan itu dalam keadaan bersih tadi juga ada siraman rohani dari pimpinan pondok pesantren
“Untuk menghadapi bulan Ramadhan, kita harus bertaubat dalam keadaan suci, karena ibadah puasa ini bukan ibadah yang ringan seperti ibadah yang lain, tapi memerlukan kekuatan fisik dan juga psikis,” jelas Muhammad Riza.
KH Yusup Permana Pimpinan Ponpes Daarussa’adah mengucapkan rasa syukur acara Tarhib menyambut bulan suci Ramadhan beserta orang tua santri yang ada di wilayah Kota/Kabupaten Tasikmalaya berjalan lancar
Menurut KH Yusup Permana, sebelum datang bulan suci terlebih dahulu hati dan diri harus suci untuk lebih yakin dan nanti semangat dalam beribadah mensucikan diri, maka diadakan silaturahmi dengan orang tua.
“Apalagi kegiatan ini sudah menjadi tradisi khususnya di tatar Sunda, setiap menjelang bulan Ramadhan ada acara munggahan, supaya anal dan orang tua bisa bertemu dulu,” ungkap KH Yusup Permana.
Tak hanya itu, tujuan lain dari kegiatan ini adalah komunikasi program di pesantren dengan orang tua murid. Terlebih, kini pihak yayasan sedang proses penyelesaian ruang kelas belajar, renovasi aula, pembangunan asrama SD Putra dan pembebasan tanah.
“Barangkali saja ada sumbangsih dari kenalan orang tua murid yang terketuk hatinya barangkali dari orang tua punya dermawan punya kenalan yang digerakan hatinya untuk sama sama berjuang li’innali kalimatillah,” ucapnya.
KH Yusup Permana menyebut, dari momen ini dapat bersilaturahmi dengan baik antara keluarga pesantren dan orang tua santri yang akan menimbulkan 2 efek positif yaitu akan diberkahkan panjang usianya serta akan di tambahkan rezekinya.
“Mudah mudahan acara ini dapat berlanjut setiap tahunnya dan lebih ditingkatkan kembali,” harap KH Yusup Permana.
Sadikin salah satu orang tua santri SMP IT PP Daarussa’adah asal Salopa mengaku senang bercampur haru bahagia di acara tarhib Ramadhan dan munggahan ini dapat kesempatan untuk bisa bertemu kembali berkumpul bersama anaknya.
“Semoga semakin betah di berikan kesehatan tetap semangat dalam belajar mencari/menuntut ilmu sehingga ketika dewasa nanti memiliki dasar pendidikan agama yang kuat,” tandas Sadikin.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan