Warga Mengeluh, Oknum Kades Karya Tunggal Diduga Lakukan Pungli Program Bedah Rumah 

Senin, 17 Oktober 2022 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Gawat, oknum Kepala Desa Karya Tunggal dan orang suruhan kades dengan pangilan TOEL diduga melakukan pungutan liar (Pungli) Program Bedah Rumah untuk Rakyat Miskin.

Saat awak media bersama ormas Pasukan Elit Inti Rakyat Lampung (Petir) melakukan penelusuran dugaan pungli di Desa Karya Tunggal Kecamatan Katibung Lampung Selatan pada tanggal 26 September 2022 lalu ditemukan hasil mencengangkan, pasalnya banyak warga yang mengeluhkan soal Program Bedah Rumah Yang bersumber dari Dana APBN itu.

Salah satu Penerima Manfaat Program Bedah Rumah inisial UJ membeberkan kepada wartawan, adanya pungutan sebesar Rp.6.000.000 yang diserahkan kepada oknum suruhan kepala desa bernama pangilan sehari hari TOEL.

Masyarakat sangat berharap sekali kalau uang yang telah mereka setorkan agar dikembalikan, karena uang sebesar itu sangatlah besar bagi warga berekonomi lemah.

“Kalaupun material dibantu oleh pemerintah, untuk biaya tukang kami belum ada mas dan uang yang kami setorkan itu pun dapat ngutang di Bank Mekar yang harus kami angsur setiap bulannya,” ungkap UJ.

Beda lagi dengan warga lain inisial SW yang diminta menyetor uang sebesar Rp.5.000.0000 dan disetorkan dua kali. SW mengaku, pertama menyerahkan uang Rp 2.000.000 kepada TOEL, dan sisanya disetor kepada Kepala Desa Karya Tunggal Tubagus Natadipraja sebesar Rp.3.000.000.

“Uang Tersebut wajib di setor kan Sebelum program Bedah Rumah Turun,” ungkap SW dengan nada ketus.

Saat dikonfirmasi Kepala Desa Karya Tunggal Tubagus Natadipraja dikediaman pribadinya membantah apa yang disampaikan oleh masyarakat.

“Tidak benar dan tidak ada, saya tidak pernah menyuruh saudara TOEL meminta pungutan kepada masyarakat terkait program bedah Rumah,” ucap Kades.

“Kalaupun akan ada pungutan tidak lebih Dari Rp 500.000, untuk kepengurusan proposal dan materai,” tambah Kades belum lama ini.

Awak media berusaha menggali informasi yang lebih luas lagi ke Eko Edi salah satu Kasi Pemerintahan Desa Karya Tunggal yang kini dalam masa tahanan BNN Propinsi Lampung.

Dia menjelaskan membenarkan terkait adanya pungutan program bedah rumah untuk masyarakat kurang mampu oleh Oknum kades Karya Tunggal dan Orang suruhan Kades bernama TOEL.

“Saya siap memberikan kesaksian terkait dugaan pungli oleh oknum Kades Karya Tunggal dan orang Suruhan Kades tersebut,” pungkas Eko Edi di ruangan BNN Propinsi Lampung. (Jaja)

Loading

Berita Terkait

Soroti Pernyataan Ketua BEM UGM, Septyan: Jangan Kerdilkan Kapasitas Jurnalis
Tim Sancang Polres Garut Tangkap Residivis Curanmor, 17 Unit Sepeda Motor Disita
PWRI Kota Tasikmalaya Rayakan HUT Ke-2, Perkuat Profesionalisme dan Solidaritas Insan Pers
Pergoki Terduga Pelaku Pencurian Celana Dalam, Warga Indihiang Lapor Pengurus Lingkungan
Donor Darah hingga Khitan Massal, Bakti Kesehatan Polres Lamsel Jangkau Ratusan Penerima Manfaat
Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam di Cibatu Garut, Pelaku Kocar-kacir
Kenalkan Calon Pemimpin, Panitia Pemilihan RW 06 Bantarsari Gelar Pawai Keliling Kampung
Catat! Ini Waktu Terbaik dan Rekomendasi Spot Berburu Golden Sunrise di Gunung Bromo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:36 WIB

Soroti Pernyataan Ketua BEM UGM, Septyan: Jangan Kerdilkan Kapasitas Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:27 WIB

Tim Sancang Polres Garut Tangkap Residivis Curanmor, 17 Unit Sepeda Motor Disita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:33 WIB

PWRI Kota Tasikmalaya Rayakan HUT Ke-2, Perkuat Profesionalisme dan Solidaritas Insan Pers

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:08 WIB

Pergoki Terduga Pelaku Pencurian Celana Dalam, Warga Indihiang Lapor Pengurus Lingkungan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:54 WIB

Donor Darah hingga Khitan Massal, Bakti Kesehatan Polres Lamsel Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

Berita Terbaru