Wali Kota Tasik Sibuk Olahraga, Aset Negara Hilang? Spanduk Satir Hiasi Depan Kantor Balekota

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Sejumlah spanduk bernada kritik keras terhadap kinerja Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Wali Kota Tasikmalaya terpampang di median jalan tepat di depan Kantor Wali Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, Rabu (04/02/2026).

Spanduk-spanduk berukuran besar tersebut terbentang memanjang di sepanjang jalur protokol, tepat di seberang kawasan perkantoran dan pusat aktivitas warga.

Isi pesan dalam spanduk menyoroti berbagai persoalan, mulai dari dugaan penyalahgunaan tanah negara, pembangunan fasilitas olahraga padel yang dinilai bermasalah perizinan, hingga kritik terhadap sikap kepemimpinan Wali Kota.

Dalam beberapa spanduk tertulis kalimat bernada protes yang menyebut hilangnya tanah negara, dugaan permainan mafia tanah, serta sindiran terhadap ketegasan kepala daerah.

Salah satu spanduk menyinggung pembangunan lapangan padel yang disebut-sebut berdiri di atas lahan negara dengan dugaan perizinan yang tidak sesuai prosedur.

Selain itu, terdapat pula spanduk yang mengkritik kebiasaan Wali Kota yang dinilai lebih menonjolkan aktivitas olahraga, namun dianggap menghindari tanggung jawab atas persoalan-persoalan penting yang menyangkut kepentingan publik.

Kritik tersebut ditulis secara terbuka dan menggunakan bahasa lugas, bahkan cenderung satir.

Pantauan di lokasi, spanduk-spanduk tersebut terpasang rapi di beberapa titik median jalan, sehingga mudah terbaca oleh pengguna jalan yang melintas di Jalan Letnan Harun.

Keberadaan spanduk sempat menarik perhatian warga dan pengendara, bahkan beberapa orang terlihat berhenti sejenak untuk membaca isi tulisan. Belum diketahui secara pasti siapa pihak yang memasang spanduk-spanduk tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya keterangan resmi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun pihak terkait mengenai isi tuntutan dan tudingan yang disampaikan dalam spanduk.

Warga Masyarakat banyak yang memantau situasi di sekitar lokasi, sebelum ada tindakan penertiban saat dokumentasi dilakukan. Aktivitas lalu lintas di sekitar kantor wali kota tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan berarti.

Munculnya spanduk-spanduk kritik ini mencerminkan adanya keresahan sebagian pihak terhadap kebijakan dan pengelolaan aset daerah di Kota Tasikmalaya.

Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan transparan, terutama terkait isu pengelolaan tanah negara dan proses perizinan pembangunan.

Hingga saat ini, masyarakat menunggu respons resmi dari Wali Kota Tasikmalaya untuk menjawab berbagai kritik yang disampaikan secara terbuka di ruang publik tersebut.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru