Utan Loro Mengguncang Hardiknas: Batik Enrekang Karya Putra Daerah Tembus 4 Besar Nasional, Kalahkan Desainer Pulau Jawa!

Senin, 4 Mei 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENREKANG, MNP — Gemuruh tepuk tangan mengiringi pengumuman pemenang Lomba Desain Batik Khas Enrekang Massenrempulu sesaat setelah Upacara Hardiknas 2026 di Lapangan Abubakar Lambogo, Senin 4/5/2026.

Di antara nama-nama besar desainer dari Pulau Jawa dan Makassar, satu nama putra daerah berhasil mencuri perhatian publik: Sarimin Lamada.

Desain batik karyanya yang berjudul “Utan Loro Enrekang” sukses menembus posisi Juara 4 dari 5 finalis terbaik se-Indonesia, membuktikan bahwa talenta Massenrempulu mampu bersaing di kancah nasional.

Sayembara Desain Batik Khas Enrekang ini diselenggarakan langsung oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Enrekang sebagai upaya menggali identitas wastra daerah.

Lomba bergengsi tersebut dibuka untuk seluruh desainer di Indonesia, dan animo pesertanya luar biasa. Naskah desain yang masuk berasal dari berbagai penjuru, mulai dari sentra batik di Yogyakarta, Solo, Pekalongan, hingga desainer profesional dari Makassar.

Proses kurasi dilakukan ketat oleh dewan juri nasional yang terdiri dari akademisi seni, budayawan, dan praktisi batik ternama.

Nama Sarimin Lamada, desainer asal Enrekang, sontak menjadi buah bibir saat diumumkan sebagai peraih Juara 4.

Prestasi ini terasa istimewa karena ia menjadi satu-satunya wakil Kabupaten Enrekang yang berhasil masuk 5 besar, bersanding dengan para juara lain dari luar Sulsel.

Batik “Utan Loro Enrekang” karyanya mengangkat filosofi kearifan lokal Massenrempulu. Motif “Utan Loro” atau “Hutan Dua” menggambarkan harmoni antara Gunung Latimojong dan Sungai Saddang sebagai urat nadi kehidupan masyarakat Enrekang.

Perpaduan warna tanah dan hijau tosca dipilih untuk menegaskan karakter alam Enrekang yang sejuk dan subur.

Ketua Dekranasda Enrekang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Menurutnya, kemenangan Sarimin Lamada membuktikan bahwa Enrekang tidak kekurangan talenta kreatif.

“Ini kebanggaan untuk kita semua. Di tengah gempuran desainer dari pusat-pusat batik di Jawa, putra Enrekang bisa bicara banyak. Batik Utan Loro akan kita dorong menjadi ikon wastra baru Massenrempulu,” tegasnya.

Dekranasda berkomitmen untuk mematenkan motif dan memproduksi massal batik karya para finalis sebagai seragam kebanggaan ASN dan pelajar Enrekang.

Keberhasilan Batik Utan Loro menjadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif Enrekang. Momentum pengumuman yang sengaja dipilih usai Upacara Hardiknas juga memberi pesan kuat: pendidikan dan kebudayaan harus berjalan seiring. Sarimin Lamada yang ditemui usai acara mengaku terharu.

“Saya hanya ingin mengangkat keindahan Enrekang ke atas kain. Semoga Utan Loro bisa dipakai anak-anak sekolah hingga pejabat, agar kita semua bangga jadi orang Enrekang,” ujarnya.

Kedepan, Dekranasda akan menggelar pameran dan fashion show khusus untuk mempopulerkan lima motif batik juara, termasuk Utan Loro, sebagai warisan budaya baru dari Bumi Massenrempulu.

Loading

Berita Terkait

Dedikasi dan Kinerja Plt Kasubag Umum dan Kepegawaian Kadisparbud Garut Tuai Apresiasi
Aksi Pengeroyokan Berdarah di Tarogong Kaler Terungkap, 22 Orang Diangkut ke Polres Garut
Objek Aset Masih Berstatus Sengketa, Maybank Tasikmalaya Didesak Tunda Proses Lelang
Pelit Informasi, Maybank Tasikmalaya Larang Wartawan Liput Audiensi Nasabah
Eksistensi Komite Sekolah Dipertanyakan: Wadah Aspirasi atau Jembatan Pungli?
PASAR BARAKA DILANDA SAMPAH! Wabup Akui Armada Tua dan BBM Tersendat, Enrekang Darurat Kebersihan
Bangkitkan Semangat Siswa, TNI dan Warga Gotong Royong Cat Lapangan MI Miftahul Ulum Parungponteng 
Buka Orientasi PPPK 2026, Sekda Pakpak Bharat Minta Pegawai Jadi Duta Budaya dan Perkuat Sinergi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Dedikasi dan Kinerja Plt Kasubag Umum dan Kepegawaian Kadisparbud Garut Tuai Apresiasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Aksi Pengeroyokan Berdarah di Tarogong Kaler Terungkap, 22 Orang Diangkut ke Polres Garut

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Objek Aset Masih Berstatus Sengketa, Maybank Tasikmalaya Didesak Tunda Proses Lelang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Pelit Informasi, Maybank Tasikmalaya Larang Wartawan Liput Audiensi Nasabah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Eksistensi Komite Sekolah Dipertanyakan: Wadah Aspirasi atau Jembatan Pungli?

Berita Terbaru