Tuntut Perpanjangan Barcode X Star Minyak Bersubsidi, Warga Pakpak Bharat Gelar Aksi Damai

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, MNP – Sekelompok masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat menggelar aksi damai untuk mendesak pemerintah daerah segera memperpanjang skema Barcode X Star terkait pendistribusian minyak bersubsidi, Kamis (30/07/2026).

Aksi ini dipicu oleh krusialnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Bio Solar bagi keberlangsungan roda ekonomi warga setempat.

Dalam orasi yang disampaikan perwakilan massa, Pak Berutu, ada tiga poin mendesak yang dituntut kepada Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat:

1. Jaminan Tepat Sasaran: Pemerintah daerah harus menjamin proses hilirisasi minyak bersubsidi benar-benar tepat sasaran.

2. Percepatan Rekomendasi: Penerbitan dan rekomendasi perpanjangan Barcode X Star harus dipercepat agar tidak mengganggu aktivitas warga.

3. Regulasi Khusus: Pemerintah daerah didesak agar lebih pro-rakyat dengan mendorong BPH Migas memberikan regulasi khusus terkait hilirisasi BBM bersubsidi di Kabupaten Pakpak Bharat.

Aksi damai ini berlangsung di beberapa titik vital. Lokasi pertama yang disambangi massa adalah Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pakpak Bharat.

Di sana, para demonstran diterima langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Sahat P. Boangmanalu.

Menanggapi aspirasi warga, Sahat berjanji akan merespons cepat tuntutan tersebut.

“Kami akan segera mempercepat perpanjangan Barcode X Star dan melakukan pendataan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) milik masyarakat secara riil di lapangan,” tegasnya.

Usai dari Dinas Pertanian, massa melanjutkan aksinya menuju Kantor Bupati Pakpak Bharat. Di lokasi ini, perwakilan masyarakat diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pakpak Bharat, Jalan Berutu.

Di hadapan para peserta aksi, Jalan Berutu menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengawal aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pusat.

Pemkab Pakpak Bharat akan menyampaikan seluruh permohonan masyarakat kepada BPH Migas terkait persoalan hilirisasi minyak bersubsidi ini.

“Selain itu, kami juga memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola sistem perizinan/layanan Barcode X Star untuk segera melakukan perpanjangan secepatnya,” ujar Sekda Jalan Berutu.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru