Jelang Nataru, Polres Pakpak Bharat dan Tim Pemkab Datangi Pasar Tradisional Onan Klohi

Jumat, 20 Desember 2024 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Jelang Perayaan Natal 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Pemkab Pakpak Bharat melakukan Monitoring Ketersediaan Sembako, Gas LPG dan pendistribusian Pupuk Bersubsidi.

Tim Inspektorat Kabupaten Pakpak Bharat, Polres Pakpak Bharat dan Dinas Perindagkop Kabupaten Pakpak Bharat menyambangi Pasar Tradisional Onan Klohi Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (19/12/2024).

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Oloan Siahaan, S.I.K., M.H melalui Ps. Kasat Reskrim Iptu Charles Manurung, S.H mengatakan, hasil monitoring di lapangan Ketersediaan Sembako atau Bahan Pokok Penting di Pasar Tradisional (Onan Klohi Kecamatan Salak) cukup tersedia.

Dijelaskan Iptu Charles Manurung, ada yang mengalami kenaikan harga seperti Minyak Goreng Curah mengalami kenaikan harga semula Rp 18.000/Kg menjadi Rp 20.000/kg, (kenaikan harga senilai Rp 2000) harga tersebut mengalami kenaikan semenjak 2 (dua) Minggu yang lalu,

“Untuk gas LPG dan Pendistribusian/Stock Pupuk Bersubsidi bagi warga masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat khususnya di kecamatan Salak yang rata – rata bermata pencaharian sebagai petani berjalan lancar serta cukup tersedia,” terang Charles Manurung.

Adapun daftar harga Bahan Pokok Penting yang di data dari pedagang di Onan Klohi diantaranya :

1. Tomat : Rp 8000/kg

2. Cabai Merah : 30.000/Kg

3. Cabai Rawit : Rp 35.000/Kg

4. Brokoli : Rp 25.000/Lg

5. Kentang : Rp 12.000/Kg

6. Bawang Merah : Rp 40.000

7. Bawang putih : 42.000/Kg

8. Gula Pasir : Rp 18.000/Lg

9. Minyak Goreng Curah Rp 20.000/Kg

10. Minyak Goreng Kemasan : Rp 17.000/liter

11. Tepung terigu : Rp 10.000/Kg

12. Telur : 58.000/papan

13. Margarin : Rp 22.000/Kg

14. Beras @15 : Rp. 200.000/Zak

Kegiatan Monitoring akan ketersediaan Sembako, Pupuk dan Gas LPG jelang Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Pakpak Bharat akan terus kita monitoring.

Selain itu yang menjadi perhatian adalah terkait kandungan zat berbahaya dan masa kadaluarsa dari pangan itu sendiri.

“Kami dan bersama Tim Inspektorat serta Dinas Perindagkop Kabupaten Pakpak Bharat telah membuat jadwal akan turun ke beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat ini,” pungkas Iptu Charles Manurung.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan
Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU
Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut
Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi
Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah
Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong
Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya
Alih Fungsi Gedung PAUD Jadi SPPG di Tasikmalaya, Masalah Sempadan, PBG dan SLF Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:50 WIB

Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan

Rabu, 15 April 2026 - 07:58 WIB

Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WIB

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Selasa, 14 April 2026 - 22:45 WIB

Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 20:27 WIB

Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah

Berita Terbaru