TASIKMALAYA, MNP — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kampung Ciawi, Panunggal, RW 06, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, dikemas dengan konsep berbeda.
Masyarakat bersama Ikatan Pemuda Pemudi Ciawi (IPPC) menghidupkan kembali semangat kebersamaan melalui kegiatan yang lahir dari, oleh, dan untuk masyarakat.
Konsep tersebut tidak sekadar menghadirkan rangkaian perlombaan Agustusan, tetapi diarahkan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan persatuan warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu kegiatan yang menjadi simbol kebersamaan adalah makan bersama, dengan masyarakat membawa makanan dari rumah untuk kemudian dinikmati secara bersama-sama.
Tokoh pemuda sekaligus ketua DKM, Yayat, mengatakan konsep perayaan HUT RI tahun ini memang dibuat berbeda, baik dari sisi waktu maupun bentuk kegiatannya.
Menurutnya, rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Tasyakur Bin Nikmat melalui pengajian di masjid sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Konsep sekarang adalah dari masyarakat untuk masyarakat. Berawal dari masyarakat itu sendiri, membawa makanan masing-masing kemudian dinikmati bersama. Yang membawa maupun yang tidak membawa, semuanya sama-sama makan. Ini bagian dari upaya menyatukan umat,” ujar Yayat.
Dirinya menegaskan, makan bersama bukan sekadar kegiatan seremonial. Di tengah derasnya berbagai informasi dan perdebatan di media sosial, ia berharap masyarakat tidak kehilangan ruang untuk bertemu secara langsung, membangun komunikasi, serta menjaga persatuan di lingkungan tempat tinggal.
“Harapannya tentu, dengan masyarakat berkumpul dan makan bersama, kita bisa mengokohkan kembali persatuan dan kesatuan. Wasilahnya melalui makan bersama. Dari perut kemudian memperkuat kebersamaan dan silaturahmi warga RW 06 khususnya,” katanya. Sabtu (16/08/2026).
Ia menilai momentum HUT RI seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali membangun rasa memiliki terhadap lingkungan dan mempererat hubungan antarwarga.
Sementara itu, Taufik Hidayatullah, selaku Ketua Pelaksana, mengatakan kegiatan Agustusan tahun ini juga memiliki tujuan yang lebih jauh, yakni mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap para pemuda.
“Target kegiatan Agustusan kali ini adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada para pemuda,” ungkap Taufik.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kepemudaan yang lebih solid, terorganisir, dan mampu hadir di tengah kebutuhan masyarakat.
Ke depan, kata Taufik, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan, termasuk kemungkinan melakukan penyegaran atau resuffle kepengurusan IPPC agar organisasi dapat berjalan lebih terarah dan terorganisir.
“Ke depannya mungkin akan ada evaluasi sekaligus resuffle kepengurusan IPPC itu sendiri supaya lebih terorganisir,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan HUT RI ke-81 di RW 06 tersebut pada akhirnya diarahkan bukan hanya untuk memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi sosial warga.
Semangatnya sederhana: masyarakat berkumpul, saling berbagi, saling menghargai, dan kembali menguatkan persatuan dari lingkungan paling dekat.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan