Teror Geng Motor di Pemalang, Pelajar Jadi SMP Korban Pembacokan

Rabu, 5 November 2025 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Ketentraman warga masyarakat kota Pemalang terusik dengan adanya aksi kriminalitas jalanan yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor.

Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) berinisial DLR menjadi korban pembacokan sejumlah orang tak dikenal di jalan raya Desa Danasari akses jalan yang menghubungkan pusat kota dengan terminal induk Pemalang

Kejadian yang membuat geger dan ramai dibicarakan warga di platform media sosial ini terjadi pada senin petang (3/11) sekira pukul 18.30 WIB.

Menurut keterangan dari teman korban, DLR saat itu sedang berboncengan mengendarai sepeda motor di Jalan Danasari. Mereka berencana untuk pergi ke sebuah warung makan.

Di tengah perjalanan mereka dihadang oleh sekelompok pengendara motor dengan jumlahnya diperkirakan mencapai belasan orang dan diduga kuat merupakan anggota geng motor.

Para pelaku diduga kuat merupakan anggota geng motor tersebut, langsung melakukan penyerangan terhadap DLR dan temannya. Tanpa memberikan kesempatan untuk membela diri, para pelaku dengan beringas mengayunkan senjata tajam ke arah korban.

Akibatnya korban mengalami luka serius di bagian bagian lengan dan punggung, beruntun temannya, tidak mengalami luka.

Warga di sekitar lokasi kejadian mendengar teriakan minta tolong segera berdatangan dan memberikan pertolongan. Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan mobil patroli polisi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

Sesampainya di rumah sakit, korban langsung mendapatkan penanganan medis intensif dari tim medis, kondisi korban dikabarkan masih membutuhkan perawatan intensif,

Sementara itu Kapolsek Pemalang AKP Agus Sholeh saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya pada Selasa siang (4/11) belum bisa membeberkan keterangan lebih jauh,”Lagi kita telusuri bersama Polres maupun Polsek sekitar,” ujarnya singkat.

Kejadian ini tidak hanya meninggalkan duka dan keprihatinan, tetapi memicu kemarahan masyarakat.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar
Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP
Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya
Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan
Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya
Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional
Semarak HUT ke-25 Kota Tasikmalaya: Kecamatan Kawalu Kobarkan Semangat Warga dan Gotong Royong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan

Berita Terbaru