Terkait Eks Terminal Cilembang, Ini Tindakan Bupati Tasikmalaya  

Kamis, 9 November 2023 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Bupati Tasikmalaya bersama Forkopimda Kota Tasikmalaya dan Ormas serta tokoh Islam mengadakan silaturahmi untuk membahas terkait eks terminal Cilembang yang diduga jadi sumber maksiat.

Acara tersebut dalam rangka merespon aspirasi warga masyarakat kota Tasikmalaya yang gelisah dengan masalah penertiban dan pemanfaatan aset kabupaten Tasikmalaya eks Terminal Cilembang.

Pasca pertemuan, Ade Sugianto Bupati Tasikmalaya mengatakan, acara silaturahmi ini merupakan bagian dari konsultasi publik untuk melakukan langkah yaitu meminta Pemkab untuk melakukan langkah kedaruratan, kemendesakaan sehubungan dengan kegelisahan masyarakat.

Bupati menyebut, sudah terjadi kesepakatan yang ditandatangani secara bersama yaitu Pemkab Tasikmalaya akan melakukan langkah untuk penertiban eks Terminal Cilembang, meskipun permasalahan sesungguhnya adalah perilaku.

“Tapi tuntutan masyarakat yang menginginkan (penertiban, red), ini pun jangan sampai terulang, maka kita akan melakukan penertiban dalam bentuk rencana aksi pembongkaran gedung tersebut. Mudah-mudahan dalam jangka waktu yang tidak lama kami akan melakukan langkah itu,” kata Bupati Hotel Grand Metro Kota Tasikmalaya, Kamis (09/11/2023).

Disinggung dengan anggaran yang akan digunakan Ade Sugianto menjelaskan bahwa anggaran akan diambil dari Dana Tidak Terduga (DTT). Pasalnya, ini bukan program, tapi urgensi atau keterdesakan.

“Untuk anggaran kita menggunakan akses dana DTT, karena inikan dalam keterdesakan bukan program, tapi hubungannya dengan kemaslahatan, untuk menghindarkan kemadaratan dan ketenangan warga masyarakat kota Tasikmalaya,” ujar Bupati.

Ade melanjutkan, terkait dengan target pelaksanaan atau respon nanti waktunya 14 hari kerja, sebagaimana kedaruratan yang lain. Adapun penyelesaiannya mau dua hari syukur, mau sebulan syukur begitu kira-kira sesuai dengan kemampuan dan progresif yang ada.

Selain itu, Bupati mengatakan tidak hanya pembongkaran saja tapi kKedepannya akan dilakukan pengawasan seusai permintaan warga masyarakat.

“Maka kami akan berkoordinasi dengan pemerintah kota mungkin minta izin, kami juga akan menempatkan Satpol PP untuk menjaga dan sebagai alat bantu kita akan buatkan pos dan akan dibuatkan pagar, agar ini menjadi alat bantu pengawasan,” jelasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Lestarikan Budaya Sunda, Disdik Kota Tasikmalaya Sukses Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu 2026
Kebun Karet di Desa Tampa Terbakar, Pemadam Kerja Ekstra di Lahan Gambut
Pengakuan Mengerikan Pemilik Senpi Rakitan Bakauheni: Curi 100 Lebih Motor Sejak 2018
DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 10:50 WIB

Lestarikan Budaya Sunda, Disdik Kota Tasikmalaya Sukses Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu 2026

Rabu, 16 September 2026 - 10:16 WIB

Kebun Karet di Desa Tampa Terbakar, Pemadam Kerja Ekstra di Lahan Gambut

Rabu, 16 September 2026 - 08:37 WIB

Pengakuan Mengerikan Pemilik Senpi Rakitan Bakauheni: Curi 100 Lebih Motor Sejak 2018

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Berita Terbaru