Terisolasi, Murid Kelas 1 SDN Pasirsalam Tasikmalaya Cuma Tiga Orang 

Jumat, 30 Agustus 2024 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sedih, mungkin itulah kata yang terbesit ketika melihat kondisi SD Negeri Pasirsalam yang terletak di Kp Pasirsalam Desa Sukahurip Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.

Bagaimana tidak sedih, lembaga pendidikan ini terkesan terisolasi karena sarana prasarana yang tidak memadai, bahkan akses jalan menuju ke sekolah sangat memprihatikan.

Dampaknya, SD Negeri Pasirsalam ini kurang diminati masyarakat sekitar, bahkan terkesan enggan orang tua murid memasukan anaknya ke sekolah tersebut.

Tahun pelajaran sekarang saja, SD Negeri Pasirsalam harus mengelus dada karena hanya ada tiga orang murid yang daftar saat Penerimaan Peserta Didik Baru.

Hal itu dibenarkan Jaja Suryaman Kepala SD Negeri Pasirsalam saat ditemui wartawan MNPotret di ruang kerjanya, Kamis (29/08/2024).

“Ya, tahun pelajaran sekarang, hanya ada tiga murid yang masuk SD Negeri Pasirsalam, karena sedikit, ruangan belajar digabung dengan kelas II,” jelas Jaja Suryaman.

Menurutnya, banyak kendala bagi SD Negeri Pasirsalam untuk memiliki banyak peserta didik. Pasalnya, selain penduduk sekitar hanya beberapa kampung, juga karena infrastruktur jalan yang kurang baik.

“Tadinya, murid yang masuk ke SD Negeri Pasirsalam dari warga Cikanyere Girang, Desa Nagrog, namun mereka kini berpindah menyekolahkan anaknya ke SD Negeri Cileungsir, karena lebih dekat,” jelasnya.

Jaja Suryaman menyebut, kondisi tersebut karena beberapa faktor, diantaranya akses jalan yang buruk, ditambah jarak pemukiman warga negara sekolah yang lumayan jauh.

“Akses jalan dari Cilubang tidak bisa naik, karena terjal, otomatis warga mungkin malas dan enggan menitipkan anaknya untuk sekolah di SD Negeri Pasirsalam,” ungkap Jaja Suryaman.

Dirinya pun sudah konsultasi dengan kepala dusun, komite meminta untuk pembuatan jalan, minimal dari Cikanyere Girang ke sekolah bisa dilalui dengan motor dan dari Cilubang juga bisa dilalui motor.

“Ya, sehingga kalau akses jalannya cukup bagus, insya allah muridnya akan bertambah,” harap Jaja Suryaman.

Tak hanya itu, tiga lokal SD Negeri Pasirsalam tidak bisa dipakai, sehingga perlu perhatian serius dari Pemerintah.

“Sekarang juga tiga lokal kelas tidak bisa dipakai karena atapnya sudah bocor dan yang parah paling tidak ada perhatian dari pemerintah untuk pembangunan sekolah,” pungkas Jaja Suryaman.

Loading

Penulis : Aep/Reni

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Anak Jabar Dikepung 8 Bahaya Laten, KPAID Gandeng Pangdam III/Siliwangi untuk Turun Tangan
Ketua PWI Sulsel Terpilih Suwardi Thahir Terima ‘Alarm’ Dewan Pers: Tertib Administrasi, Hindari Hukum
Tak Ada Cerita “Tidak Mungkin” untuk Al Fariz S, Bocah SMPN 3 Alla yang Menaklukkan Gowa
Tim Monev Kuala Cenaku Kecewa, Kades Pulau Jum’at dan Pengelola BUMDes Tak Hadir Saat Peninjauan
Monitoring IVA Test 2026, TP PKK Pakpak Bharat Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks
KDM: Daerah Tertib, Bersih dan Indah Lebih Diminati Wisatawan
Untuk Ketiga Kalinya! Bupati Yusuf Ritangnga Bagikan 23 Alsintan Gratis ke Kelompok Tani Maiwa
Rutan Pemalang dan PKBM Agung Nugraha Sepakati Program Penyetaraan Pendidikan Warga Binaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:09 WIB

Anak Jabar Dikepung 8 Bahaya Laten, KPAID Gandeng Pangdam III/Siliwangi untuk Turun Tangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:55 WIB

Ketua PWI Sulsel Terpilih Suwardi Thahir Terima ‘Alarm’ Dewan Pers: Tertib Administrasi, Hindari Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:49 WIB

Tak Ada Cerita “Tidak Mungkin” untuk Al Fariz S, Bocah SMPN 3 Alla yang Menaklukkan Gowa

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:57 WIB

Tim Monev Kuala Cenaku Kecewa, Kades Pulau Jum’at dan Pengelola BUMDes Tak Hadir Saat Peninjauan

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:42 WIB

Monitoring IVA Test 2026, TP PKK Pakpak Bharat Gencarkan Deteksi Dini Kanker Serviks

Berita Terbaru