Tasikmalaya, MNP – Masyarakat terlihat bangga dan sangat mendukung dengan eksistensi SMKN Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya.
Hal itu lantaran lembaga pendidikan kejuruan ini memang satu satunya yang berstatus negeri di daerah tersebut.
Sehingga tidak heran, orang tua murid ketika anaknya lulus SMP langsung melanjutkan ke SMKN Puspahiang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun, yang menjadi kendala adalah letak geografis yang lumayan jauh dan terhambat oleh alat transportasi untuk kendaraan umum.
Hal tersebut di sampaikan oleh itu pihak sekolah SMKN Puspahiang melalui Plt Wakasek Andri Rismayatna kepada MNP, Selasa (04/02/2025).
Andri berharap pemerintah bisa membantu untuk pembangunan ruang kelas baru dan fasilitas lainnya, pasalnya semakin tahun jumlah siswa terus meningkat, bahkan jumlah siswa sekarang kurang lebih 636 siswa dari 24 kelas.
“SMKN Puspahiang Kab. Tasikmalaya masih masih kekurangan ruang kelas, apalagi menjelang Penerimaan Siswa Baru, diprediksi akan makin bertambah siswa yang akan mendaftar,” kata Andri.
Pihaknya berharap adanya bantuan fasilitas sarana prasarana, terutama ruang kelas, karena selama ini ruang guru pun masih menyatu dengan ruangan kelas di sini.
“Padahal kita ketahui, ruang kelas merupakan penunjang buat kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat anak anak didik kami,” tuturnya.
SMKN Puspahiang memiliki empat Jurusan yaitu Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) Pertanian, Teknik Komputer, Teknik Speda Motor dan Administrasi Perkantoran.
Namun, saat ini SMKN Puspahiang masih terkendala dengan peralatan praktik dari semua jurusan, terkecuali mungkin untuk yang pertanian sudah memadai, sisanya masih butuh perhatian pemerintah.
Terkait Program Indonesia Pintar (PIP), sedikitnya 120 siswa SMKN Puspahiang menerima bantuan tersebut.
“Kami berharap kedepannya pemerintah menambah kuota program PIP di SMKN Puspahiang,” pungkas Andri.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan