Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Bersatu di Gedong Cai, Komitmen Jaga Sumber Air Melalui Budaya

Kamis, 23 April 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April, sebuah peristiwa budaya sakral bertajuk “Ngarumat Hulu Cai” digelar dengan khidmat di Gedong Cai Gunung Kokosan, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Rabu (22/04/2026).

Tradisi ini hadir bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai jalan pulang bagi kesadaran manusia untuk kembali menghormati alam melalui kirab budaya, ritual tanam, hingga pagelaran seni tradisional.

Berbagai paguron pencak silat dan seni debus dari wilayah Kota serta Kabupaten Tasikmalaya bersatu padu menampilkan keahlian sebagai warisan luhur yang tak terpisahkan dari pelestarian lingkungan.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Chandra, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, jajaran Forkopimda, para kepala dinas, Dewan Kesenian, tokoh agama, hingga komedian ternama yang turut memeriahkan suasana.

Diky Chandra: Alam Rusak Karena Bencana Akhlak

Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Chandra, dalam arahannya menekankan bahwa acara ini adalah “sinyal penyadaran” bagi semua pihak.

Ia menyoroti banyaknya pembangunan yang saat ini tidak ramah lingkungan akibat kurangnya pemahaman tentang keberlanjutan.

“Manusia tidak bisa lepas dari air. Bencana alam itu seringkali berawal dari bencana akhlak manusia terhadap lingkungannya. Amanat Galunggung mengatakan bahwa pemimpin itu seperti air; jika jalannya lurus, ia akan panceg lurus. Jangan pernah menyalahkan alam jika terjadi bencana, salahkan diri kita sendiri mengapa menghalangi jalan air,” tegas Diky.

Asep Sopari Al Ayubi: Sinergi Tanpa Sekat Administratif

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara kabupaten dan kota.

Mengingat distribusi air di wilayah kota dikelola melalui aset kabupaten (PDAM), sinergitas menjadi kunci kesejahteraan warga.

“Air tidak mengenal batas administratif. Mari kita pelihara bukit dan gunungnya agar mata air tetap terjaga. Ini sesuai dengan visi ‘Tasikmalaya Hidup’ melalui konservasi dan reboisasi. Kita akan bawa semangat kebersamaan ini hingga ke tingkat provinsi untuk dukungan perluasan lahan konservasi,” ujar Asep.

Inovasi Disporabudpar dan Dewan Kesenian

Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya, Dedy Mulyana, mengapresiasi keberhasilan acara yang terlaksana melalui kolaborasi dan swadaya tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran daerah.

Ia berharap Gedong Cai dapat dibranding menjadi destinasi wisata berbasis kearifan lokal yang masuk dalam kalender event tahunan.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya, Tatang Pahat, menjelaskan alasan pemilihan lokasi di Cibunigeulis. Menurutnya, Gedong Cai memiliki nilai sejarah tinggi sebagai pusat distribusi air masyarakat kota.

“Ini baru pemantik kecil untuk mengetuk pintu hati masyarakat. Kita ingin ‘Ngarumat Hulu Cai’ menjadi milik masyarakat Bungursari dan menjadi agenda tahunan. Jika kita menjaga alam, niscaya alam akan menjaga kita,” pungkas Tatang.

Acara diakhiri dengan ritual budaya tanam pohon dan peninjauan langsung ke titik mata air (hulu cai) oleh para pejabat dan tamu undangan, sebagai simbol komitmen nyata menjaga warisan bumi untuk generasi mendatang.

Loading

Penulis : Momon

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diky Chandra Apresiasi Gelaran Nyawang Bulan dan Maulid Nabi di Kampung Cikiara
Peringati Maulid Nabi: SDN 1, 2 dan 3 Nagarawangi Tanamkan Nilai Karakter Islami Sejak Dini
Aksi Heroik TNI Kodim 0612/Tasikmalaya Berjibaku Padamkan Api di TPA Kabupaten
Ribuan Demonstran Aliansi Besar Nasional Kepung DPR-RI, Suarakan Beragam Tuntutan dan Usulan
Warga Linggasari Puspasari Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW di Masjid Al-Barokah
PB Manguntur Gelar Turnamen Bulu Tangkis Anda Putra, Semarakkan HUT RI ke-81
Buka Pengabdian Masyarakat UIN Alauddin, Bupati Jeneponto Dorong Penguatan Kompetensi Guru
Bupati Jeneponto Buka Pendistribusian KKS Program PKH dan Sembako Tahap II Tahun 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Diky Chandra Apresiasi Gelaran Nyawang Bulan dan Maulid Nabi di Kampung Cikiara

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Peringati Maulid Nabi: SDN 1, 2 dan 3 Nagarawangi Tanamkan Nilai Karakter Islami Sejak Dini

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Aksi Heroik TNI Kodim 0612/Tasikmalaya Berjibaku Padamkan Api di TPA Kabupaten

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Ribuan Demonstran Aliansi Besar Nasional Kepung DPR-RI, Suarakan Beragam Tuntutan dan Usulan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Warga Linggasari Puspasari Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW di Masjid Al-Barokah

Berita Terbaru