Alun-alun Tegal ‘Mencekam’, Simulasi Penanganan Ricuh Massa hingga Penjinakan Bom

Kamis, 23 April 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL, MNP Suasana di depan Balaikota, kawasan Alun-alun Kota Tegal, Kamis (23/4/2026), tampak tegang.

Ratusan personel Polres Tegal Kota, Polda Jawa Tengah, bersiaga menghadapi skenario aksi massa yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Simulasi penanganan kontinjensi itu menggambarkan bagaimana unjuk rasa yang awalnya berjalan tertib dapat berubah memanas dan berujung ricuh.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menegaskan simulasi ini menjadi langkah konkret memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

“Ini bentuk kesiapan kita menghadapi potensi aksi di masa mendatang. Semua elemen harus terlibat menjaga kekompakan dan kondusivitas Kota Tegal,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, kekuatan, kekompakan, dan solidaritas menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman di Kota Tegal.

“Kewaspadaan akan diperkuat dengan pemantauan langsung di berbagai sektor, mulai dari perusahaan dan buruh hingga kalangan akademisi, mahasiswa, pelajar, dan elemen lainnya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan mewaspadai pihak-pihak yang berpotensi menunggangi aksi.

“Jangan sampai ada yang memanfaatkan situasi. Masyarakat harus cerdas dan tidak mudah terhasut,” tegasnya.

Senada, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya memastikan jajarannya siap memberikan pengamanan secara profesional.

“Kami telah menyiapkan kesiapsiagaan, termasuk tahapan penggunaan kekuatan secara terukur untuk memastikan setiap aksi berjalan aman dan tertib,” katanya.

Terkait kesiapan personel, Heru menyebutkan bahwa Polres Tegal Kota menerapkan pola siaga dengan mengerahkan dua per tiga kekuatan setiap hari.

“Untuk kesiapan personel, dua per tiga kekuatan kami siagakan setiap hari, sementara sisanya difokuskan untuk pengamanan markas komando dan objek vital lainnya,” ungkapnya.

Dalam simulasi tersebut, aksi penyampaian pendapat awalnya berlangsung tertib. Namun situasi kemudian berubah menjadi ricuh setelah sejumlah oknum massa melakukan aksi anarkis, mulai dari pembakaran, perusakan, hingga perlawanan terhadap petugas di lapangan.

Aparat kepolisian kemudian bergerak cepat dengan menurunkan tim tindak untuk mengendalikan situasi. Sejumlah pelaku yang diduga terlibat perusakan dan tindak pidana diamankan untuk diproses sesuai ketentuan hukum.

Penanganan dilakukan secara terukur dengan tetap mengacu pada prosedur yang berlaku. Termasuk melibatkan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bagi pelaku perempuan dan anak di bawah umur

Selain itu, simulasi juga menampilkan kesiapsiagaan peleton Raimas, skenario penyanderaan anggota oleh sekelompok orang, serta respons Tim Crisis Response Team (CRT) dalam penanganan ancaman bahan peledak melalui prosedur disposal.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan
Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur
Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan
Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA
TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?
Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan
Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:38 WIB

UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan

Jumat, 18 September 2026 - 19:23 WIB

Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 18 September 2026 - 19:08 WIB

Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur

Jumat, 18 September 2026 - 19:03 WIB

Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan

Jumat, 18 September 2026 - 18:34 WIB

Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA

Berita Terbaru