Sengketa Lahan Berujung Maut, Korban dibawa ke RS Lanto Dg Pasewang Kab Jeneponto

Kamis, 21 Desember 2023 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP-  Warga Dusun Campagayya, Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto Sul-sel digegerkan adanya Kasus Pembunuhan di dalam kebun, pada Rabu sore (20/12/2023) sekitar pukul 17.00 Wita.

Sigap pihak Kepolisian melakukan penangkapan pelaku dan mengevakuasi dan membawa korban ke rumah sakit Lanto Dg. Pasewang Kabupaten Jeneponto untuk dilakukan Visum terhadap mayat tersebut.

Nampak Kapolres Jeneponto AKBP Andi Erma Suryono, S.H., S.Ik, pada tempat kejadian menyaksikan proses olah TKP yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Supriadi Anwar.

“Benar telah telah terjadi tindak pidana pembunuhan, korban inisial “M” umur sekitar 41 tahun alamat Dusun Mocci, Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto yang diduga dilakukan lelaki yang berinisial “R” umur 41 tahun alamat TKP, tuturnya.

Adapun motifnya adalah persoalan sengketa lahan yakni yang terletak di Dusun Campagayya, Desa Lentu Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.

Andi Erma menjelaskan bahwa pelaku telah ditangkap oleh pihak kepolisian yang kebetulan berdomisili di desa tersebut dan saat ini masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara mendalam oleh penyidik Satreskrim Polres Jeneponto.

Adapun langkah selanjutnya pihak Polres Jeneponto menyampaikan kepada kedua belah pihak untuk dapat menahan diri untuk tidak main hakim sendiri dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian karena pelaku telah ditangkap dan diamankan di polres Jeneponto.

Saat ini pihak Kepolisian Polres Jeneponto masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terhadap kasus pembunuhan TKP masih steril dan personil kami masih melakukan penyelidikan dengan mengali keterangan saksi – saksi serta melakukan olah TKP, pungkas Kapolres Jeneponto.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru