TASIKMALAYA, MNP – Mengawali agenda tahun 2026 sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Forum Advokat Tasikmalaya (FATAS) menggelar kegiatan turing bersama yang dirangkaikan dengan acara “Munggahan”.
Selain mempererat silaturahmi, momentum ini juga menandai pertumbuhan organisasi dengan dibagikannya Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada 50 advokat yang kini resmi bergabung.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan bendera organisasi advokat bukan penghalang untuk bersinergi dan membangun visi bersama demi kemajuan dunia hukum di Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum FATAS, M. Ihsan Suryanegara, S.H., M.H., menegaskan bahwa FATAS—atau yang juga akrab dikenal sebagai Bikers FATAS—merupakan forum yang sangat inklusif.
Ia berharap wadah ini menjadi jembatan komunikasi antar-praktisi hukum agar terhindar dari konflik ego sektoral antar-organisasi advokat.
“Kami pertegas kembali bahwa Bikers Advokat Tasikmalaya terbuka bagi siapa pun tanpa melihat latar belakang organisasi asalnya. Saya ingin kita bersinergi, bukan berkonflik. Di sini kita satukan visi dan misi untuk membangun kebersamaan,” ujar Ihsan kepada media, Sabtu (07/02/2026).
Ihsan juga mengaku terkejut karena antusiasme peserta melampaui ekspektasi.
Kegiatan ini juga turut mendapat dukungan dari sejumlah tokoh dan anggota kehormatan, seperti Wakil Bupati Tasikmalaya Deni Hamzah, pemilik Lemona H. Cucun, serta tokoh lainnya seperti Yanto Oce, H. Eki, hingga unsur kejaksaan.

Tak sekadar hobi berkendara, FATAS telah merancang agenda strategis ke depan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sebagai praktisi hukum, mereka berencana melakukan aksi solidaritas dan penyuluhan hukum.
“Domain kami adalah hukum, maka kedepannya kami akan mengadakan agenda khusus seperti penyuluhan hukum dan aksi solidaritas bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan hukum. Kami ingin kehadiran FATAS mampu mewarnai kebesaran Tasikmalaya,” tambahnya.
Pembina Kehormatan FATAS yang juga anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Asep Endang M. Syam, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini.
Menurutnya, FATAS adalah media silaturahmi yang efektif bagi berbagai segmen profesi di Tasikmalaya yang memiliki hobi serupa.
“Napas forum ini adalah menyatukan berbagai profesionalitas dalam satu hobi. Ini murni media silaturahmi. Bangunan silaturahmi adalah kunci untuk menunjang profesionalitas kita masing-masing,” ungkap Asep Syam.
Ia berharap FATAS semakin progresif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah maupun masyarakat, terutama dalam memberikan kajian atau analisa hukum (legal opinion) yang berkualitas.
“Tentu saya pribadi sangat mendukung jika ke depannya ada kerja sama yang berdampak positif bagi praktisi hukum dan masyarakat luas di Tasikmalaya,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan