Refleksi 24 Tahun Kota Tasik: Masih Banyak Warga Menanti Rumah Layak Huni

Jumat, 17 Oktober 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini Publik, MNP – Di usianya yang ke-24, Kota Tasikmalaya terus berbenah dalam berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pengembangan potensi ekonomi dan pariwisata.

Namun di tengah gegap gempita perayaan hari jadi kota, masih ada satu persoalan mendasar yang belum sepenuhnya tersentuh, salah satunya kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat kecil.

Tidak sedikit warga yang masih hidup di rumah tidak layak, dengan kondisi atap bocor, dinding rapuh, bahkan sebagian sudah nyaris roboh.

Mereka hanya bisa berharap pada program bantuan pemerintah seperti Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) yang sejatinya menjadi wujud nyata perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sayangnya, penyaluran bantuan itu seringkali belum merata, dan proses pendataannya pun acap kali memakan waktu panjang.

Bagi sebagian warga berpenghasilan rendah, memiliki rumah layak bukan hanya soal kenyamanan, melainkan juga tentang martabat dan keamanan keluarga.

“Sudah tiga kali saya ajukan ke kelurahan, tapi katanya masih menunggu verifikasi. Sementara rumah saya makin lapuk, kalau hujan air masuk dari mana-mana,” keluh salah seorang warga di Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Jum’at (17/10/2025).

Persoalan seperti ini seharusnya menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah kota. Pembangunan fisik memang penting, tetapi aspek kemanusiaan seperti perumahan rakyat tidak boleh terabaikan.

Peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya sejatinya bisa menjadi momentum refleksi — apakah pembangunan yang dilakukan selama ini sudah menyentuh seluruh lapisan masyarakat, atau masih terpusat pada wilayah tertentu saja.

Sebagai kota yang dikenal religius dan berbudaya, semangat gotong royong sebenarnya bisa menjadi solusi.

Pemerintah dapat menggandeng berbagai pihak, termasuk lembaga sosial, komunitas wartawan, dan organisasi masyarakat untuk ikut menyalurkan bantuan maupun melakukan pendataan lapangan yang lebih akurat.

Sebab, sering kali warga yang paling membutuhkan justru luput dari perhatian karena keterbatasan informasi dan birokrasi yang berbelit.

Di sisi lain, pemerintah juga perlu meningkatkan transparansi dan pengawasan terhadap realisasi program bantuan perumahan.

Jangan sampai momentum perayaan hari jadi kota justru menjadi ajang seremonial semata tanpa makna sosial yang nyata.

Kota Tasikmalaya memiliki visi menjadi kota yang religius, maju, dan sejahtera. Namun kesejahteraan itu belum akan benar-benar terwujud jika masih banyak masyarakat yang harus bertahan hidup di rumah tidak layak huni.

Oleh karena itu, di usia ke-24 ini, sudah saatnya pemerintah dan seluruh elemen masyarakat bersatu memperkuat komitmen untuk menghadirkan keadilan sosial — bukan hanya di pusat kota, tetapi juga di pelosok dan kampung-kampung yang selama ini masih menunggu perhatian.

Karena pada akhirnya, keberhasilan pembangunan bukan diukur dari megahnya bangunan atau jalan, tetapi dari sejauh mana setiap warganya bisa hidup dengan layak dan bermartabat di kota yang mereka cintai.

Loading

Penulis : Soni

Berita Terkait

Dedikasi dan Kinerja Plt Kasubag Umum dan Kepegawaian Kadisparbud Garut Tuai Apresiasi
Aksi Pengeroyokan Berdarah di Tarogong Kaler Terungkap, 22 Orang Diangkut ke Polres Garut
Objek Aset Masih Berstatus Sengketa, Maybank Tasikmalaya Didesak Tunda Proses Lelang
Pelit Informasi, Maybank Tasikmalaya Larang Wartawan Liput Audiensi Nasabah
Eksistensi Komite Sekolah Dipertanyakan: Wadah Aspirasi atau Jembatan Pungli?
PASAR BARAKA DILANDA SAMPAH! Wabup Akui Armada Tua dan BBM Tersendat, Enrekang Darurat Kebersihan
Bangkitkan Semangat Siswa, TNI dan Warga Gotong Royong Cat Lapangan MI Miftahul Ulum Parungponteng 
Buka Orientasi PPPK 2026, Sekda Pakpak Bharat Minta Pegawai Jadi Duta Budaya dan Perkuat Sinergi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:49 WIB

Dedikasi dan Kinerja Plt Kasubag Umum dan Kepegawaian Kadisparbud Garut Tuai Apresiasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Aksi Pengeroyokan Berdarah di Tarogong Kaler Terungkap, 22 Orang Diangkut ke Polres Garut

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Objek Aset Masih Berstatus Sengketa, Maybank Tasikmalaya Didesak Tunda Proses Lelang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Pelit Informasi, Maybank Tasikmalaya Larang Wartawan Liput Audiensi Nasabah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Eksistensi Komite Sekolah Dipertanyakan: Wadah Aspirasi atau Jembatan Pungli?

Berita Terbaru