Luput Perhatian, Pemilik Rumah Ambruk di Sukarasa Menanti Bantuan Wali Kota Tasikmalaya

Sabtu, 8 November 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP — Di tengah geliat pembangunan Kota Tasikmalaya, masih ada potret kehidupan warga yang luput dari perhatian pemerintah.

Sebuah rumah milik Agus Sofyan, warga RT 03 RW 02, Kampung Sukarasa, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tawang, ambruk lebih dari sebulan lalu dan hingga kini belum mendapatkan bantuan apa pun.

Rumah yang sebelumnya sudah rusak parah itu roboh total dan hanya menyisakan puing-puing kayu lapuk serta genteng berserakan.

Sejak kejadian itu, Agus bersama keluarganya terpaksa menumpang di rumah tetangga karena tak punya tempat tinggal lain.

Ketua RW 02, Asep WK, mengaku sudah dua kali melaporkan kondisi rumah Agus ke pihak kelurahan—baik sebelum maupun sesudah rumahnya roboh. Namun laporan tersebut belum mendapat tindak lanjut dari pemerintah setempat.

“Masalah rumah Agus sudah saya laporkan ke pihak kelurahan sebelum ambruk, dan setelah ambruk pun sudah saya laporkan kembali. Tapi sampai sekarang belum ada respon sedikit pun,” ujar Asep dengan nada kecewa, Jumat (8/11/2025).

Agus sendiri mengaku hanya bisa pasrah sambil berharap ada perhatian dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, terutama bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) agar keluarganya bisa kembali memiliki tempat tinggal yang aman.

“Kami cuma ingin punya rumah yang layak untuk berteduh. Mudah-mudahan Bapak Wali Kota bisa bantu,” harap Agus.

Program bantuan perbaikan rumah tak layak huni sebenarnya sudah ada melalui Dinas Sosial dan Dinas Perumahan Rakyat, namun di lapangan, banyak laporan warga yang tak segera direspons.

Kasus yang menimpa keluarga Agus menjadi contoh nyata masih lemahnya koordinasi antarinstansi dalam menangani persoalan sosial warga bawah.

Warga sekitar berharap pemerintah kota segera turun tangan agar kasus serupa tidak terulang. Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur kota, masih banyak masyarakat kecil yang bertahan hidup di rumah yang tidak layak, bahkan kini tanpa atap.

“Pemerintah harus lebih cepat tanggap. Jangan sampai warga seperti Agus dibiarkan terlalu lama,” kata Asep menutup perbincangan.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan rumah tak layak huni di Tasikmalaya, yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja
Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara
H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama
Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 
Sikat Peredaran Obat Keras dan Miras, Pria 23 Tahun Diciduk Polsek Malangbong
Irfan Ramdani: Publik Butuh Transparansi Tim Seleksi, Bukan Penjelasan Mekanisme!
Pasien Kritis Berpindah Empat Rumah Sakit hingga Meninggal, Rantai Pelayanan IGD Dipertanyakan
Musda V Golkar Kota Tasikmalaya Mengerucut, H. Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:27 WIB

Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja

Sabtu, 19 September 2026 - 16:11 WIB

Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara

Sabtu, 19 September 2026 - 12:59 WIB

H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama

Sabtu, 19 September 2026 - 11:57 WIB

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Sabtu, 19 September 2026 - 11:39 WIB

Sikat Peredaran Obat Keras dan Miras, Pria 23 Tahun Diciduk Polsek Malangbong

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:57 WIB