Tasikmalaya, MNP – Produksi telur di Kota Tasikmalaya masih mengandalkan dari daerah luar. Pasalnya, saat ini produksi lokal dari Poktan Ternak belum sepenuhnya mensuplai kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) H. Cecep Kustiawan SP. MP saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (29/11/2023).
Dia menjelaskan, untuk total pemenuhan telur di Kota Tasikmalaya sebanyak 12 ton perhari, namun produksi peternakan lokal dari Poktan hanya bisa mensuplai 3 ton perhari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sisanya 9 ton didatangkan dari daerah Ciamis, Kuningan, Kab Tasikmalaya. Lalu 30 persen di Blitar,” jelas Cecep.
Lantaran itu, tahun 2023, DKPP Kota Tasikmalaya melalui Bidang Peternakan menambah lagi bantuan ayam ras ternak sekitar 2000 ekoran.
“Semoga kedepannya, tahun 2024 kami bisa kembali mensupport lagi bantuan ternak ayam untuk bisa menambah produksi dalam rangka pemenuhan telur di Kota Tasikmalaya,” tandas Cecep.
![]()
Penulis : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan