Tasikmalaya, MNP – Menjelang hari besar keagamaan tepatnya perayaan Idul Adha 1445 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) akan mengadakan Gelar Pangan Murah (GPM) dan pemeriksaan hewan kurban.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Tasikmalaya Heru Susanto mengatakan, kegiatan ini akan diselenggarakan di 10 kecamatan dalam satu atau dua minggu sebelum hari raya idul kurban.
“Hari Senin nanti, kita sudah mulai survei kebutuhan pokok, karena sudah bukan rahasia lagi, menjelang hari besar agama, harga harga merangkak naik,” kata Heru saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (31/05/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut Heru, saat pelaksanaan Gelar Pangan Murah, DKPPP akan menyodorkan bahan pokok salah satunya beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Pasalnya, harga sekarang di pasar Cikurubuk beras medium saat ini masih dikisaran harga 13.500/kg. Sedangkan untuk harga premium masih Rp 14.000/kg sampai Rp 15.000.
Lantaran itu, Heru menyebut, dalam GPM nanti DKP3 akan menyediakan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang merupakan beras bersubsidi, sehingga harga lebih terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat.
“Insyaalah kami akan sediakan beras SPHP saat pelaksanaan GPM dengan HET Rp 10.900/kg. Ada telur juga sayur sayuran. Kita tahu semua jelang hari raya biasanya harga pada naik,” ungkapnya.
Selain itu kata Heru, saat GPM nanti pihaknya akan membawa para pelaku pasar modern dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang notabene masih binaan langsung Dinas Ketahanan Pangan.
“Untuk diketahui, tidak selalu menjelang hari raya besar, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah diadakan dengan memperhatikan potensi inflasi yang mungkin terjadi,” tegasnya.
PEMERIKSAAN ANTEMORTEM HEWAN KURBAN
Seperti biasanya, sebelum dilaksanakan pemotongan hewan kurban, DKPPP melalui Bidang Peternakan akan dilibatkan untuk melaksanakan tugas pemeriksaan antemortem.
“Pemeriksaan meliputi dokumen asal daerah hewan ternak, berikut hewan ternaknya, dan pengobatan hewan ternak yang diduga sakit untuk memastikan hewan tersebut sehat dan layak potong,” beber Heru.
![]()
Penulis : Redaksi









Tinggalkan Balasan