Evaluasi Program, Fatayat NU Jabar Gelar Rakor di Kota Tasikmalaya

Rabu, 29 November 2023 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pimpinan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri seluruh PC Patayat NU se Jawa Barat dari 27 kota/kabupaten, Rabu (29/11/2023).

Rakor yang berlangsung di salah satu Hotel di Kota Tasikmalaya ini dalam rangka evaluasi program yang sudah dilaksanakan Fatayat.

Ketua PW Fatayat NU Jawa Barat, Hirni Kifa Hazefa, S.Pd., M.I. Kom. CEC mengatakan, dalam agenda evaluasi program ini pihaknya menerima beragam masukan dari kabupaten/kota untuk proses perencanaan program tahun 2024.

Disinggung kondisi politik dalam internal, Hirni Kifa Hazefa menyebut, di Fatayat ada satu bidang namanya advokasi hukum dan politik, sehingga terdapat fase kaderisasi dalam organisasi Nahdatul Ulama melahirkan pemimpin yang bisa mengisi ruang publik.

Hirni menjelaskan, pemimpin Fatayat itu bukan hanya memimpin di organisasi internal saja, tetapi mampu memimpin di masyarakat yang lebih luas dalam berbagai level, apakah itu dalam legislatif, yudikatif atau eksekutif.

“Jadi kaderisasi Fatayat itu sampai melahirkan pemimpin bisa di ruang publik bukan hanya di internal organisasi saja.

Meski demikian, Fatayat terdiri dari berbagai unsur, pasti beda-beda, namun tugas Fatayat mampu melahirkan pemimpin, apakah mereka berkarya di mana di mana, sesuai kelompoknya masing-masing.

Lantaran itu, Fatayat mendorong kader-kader untuk berperan, baik itu dalam penyelenggara Pemilu seperti Bawaslu dan KPU sampai tingkat ke bawahnya.  Kemudian ada juga yang mencalonkan diri untuk anggota legislatif baik di kabupaten atau kota.

“Intinya kami mendorong itu, karena kalau berbicara gender tentang bagaimana perempuan mendapatkan peran itu, kalau Fatayat mempersiapkan kader-kader perempuan untuk bisa diperankan atau dimaksimalkan potensinya melalui kaderisasi kami, sehingga ketika manggung sudah terkaderisasi,” tandasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Suslia

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru