‎Pentingnya Meneladani Tokoh Agama dan Pembinaan Umat untuk Kemajuan Garut

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Maskut Farid, hari ini menghadiri acara Haul ke-16 Almarhum KH. Ulumuddin Bannani pendiri Pondok Pesantren Al-Huda.

Acara ini berlangsung di Pondok Pesantren Al-Huda, Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (24/7/2025).

‎Maskut menjelaskan bahwa Haul merupakan bagian dari tradisi budaya di berbagai daerah, khususnya di kalangan masyarakat Muslim.

Ini adalah peringatan tahunan atas wafatnya seseorang yang dianggap penting atau memiliki pengaruh dalam masyarakat, terutama dalam konteks keagamaan.

‎”Acara haul juga menjadi ajang untuk mengenang jasa, kebaikan, dan keteladanan dari tokoh yang diperingati, serta mengambil pelajaran dari kehidupan mereka,” ujar Maskut.

‎Dalam pelaksanaannya, Haul seringkali diisi dengan berbagai acara keagamaan seperti pembacaan Al-Quran, tahlil (membaca kalimat tauhid), zikir, ceramah agama, dan doa bersama.

‎”Kegiatan berlangsung ada pengajian dan ajang silaturahmi antar alumni Pondok Pesantren Al-Huda,” imbuhnya.

‎Ia berharap, acara ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi benar-benar diisi dengan upaya bagaimana membina umat, mengembangkan pesantren, dan meneladani para pendiri.

‎Sementara itu, Perwakilan Keluarga Besar Pendiri Pondok Pesantren Al-Huda Garut, KH. Wildan Hilmi Banani, menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan dari Pemkab Garut, para ulama, serta alumni Pondok Pesantren Al-Huda Kabupaten Garut yang telah hadir dalam acara Haul ke-16 Almarhum KH. Ulumuddin Bannani.

‎”Saya ucapkan terima kasih dan selamat datang, semoga kedatangan rekan-rekan semuanya menjadi amal ibadah dan mendapat ganjaran oleh Allah SWT,” ungkap KH. Wildan Hilmi Banani, mengakhiri sambutannya.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU
Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut
Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi
Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah
Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong
Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya
Alih Fungsi Gedung PAUD Jadi SPPG di Tasikmalaya, Masalah Sempadan, PBG dan SLF Dipertanyakan
Babak Baru Liang Saragi II: Hibah Bersyarat Disorot, Bukti Tergugat Dipertanyakan, Aroma Maladministrasi Kian Menguat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 07:58 WIB

Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WIB

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Selasa, 14 April 2026 - 22:45 WIB

Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 20:27 WIB

Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah

Selasa, 14 April 2026 - 17:11 WIB

Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong

Berita Terbaru