Miliki BLK, Jebolan Santri Yayasan Al Hidayah Bisa Bersaing dalam Dunia Usaha

Jumat, 30 Desember 2022 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP.com – Maju mundurnya suatu bangsa tergantung dari sistim pendidikanya, untuk itu pemerintah terus mengucurkan berbagai bantuan kepada lembaga pendidikan. Hal ini dilakukan untuk menuju Indonesia lebih maju di masa mendatang

Belum lama ini Yayasan Al Hidayah yang berlokasi di kampung Nangoh Desa Panembong kecamatan Bayongbong Garut mendapat bantuan dari pemerintah pusat (APBN).

Bantuan tersebut dialokasikan untuk pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas tahun anggaran 2022 khusus buat pesantren. Sedangkan bantuan dari pemerintah Propinsi (Banprov) Jawa Barat di peruntukan buat SMP IT.

Ketua Yayasan Busro Karim S.Pdi mengatakan, tahun ini lembaganya mendapat dua bantuan sekaligus dan sudah dialokasikan untuk bangunan SMP IT maupun untuk pesantren.

“Khusus buat pesantren pengerjaanya sudah mencapai 98% atau hampir selsai, gedung ini nantinya dilengkapi dengan 16 unit mesin jahit juki,” ucap Karim.

Menurutnya, dengan adanya balai latihan kerja ini, para santri akan mendapat dua keuntungan sekaligus.

“Selain bisa belajar ilmu agama juga bisa belajar keterampilan, khususnya menjahit sehingga nantinya jebolan dari pesantren ini bisa bersaing dalam dunia usaha,” ungkap suami Silva ini.

“Saya berharap, kedepannya program seperti ini terus berjalan karena yang sekolah rasakan dinilai sangat dibutuhkan, karena untuk meningkatkan daya saing dikemudian hari,” ungkap ayah tiga orang anak ini.

Sementara itu, Yn (17) salah seorang santri erasa senang dengan telah dibangunnya gedung BLK serta dilengkapi dengan sejumlah mesin jahit.

“Ini sangat cocok karena keberadaan pesantren di tengah tengah masyarakat yang berpropesi pengrajin kupluk,” tandasnya. (Yna)

Loading

Berita Terkait

Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?
Camat Paku Pastikan Dana Desa 2026 Tepat Sasaran, Monev Tahap Pertama Tuntas di Empat Desa
PT Bartim Coalindo Siap Terapkan Penambangan Ramah Lingkungan
Kasus Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Oknum ASN PUPR Barito Timur Diduga Tawarkan Suap Wartawan Rp50 Juta
Lelang IPLT Rp9,8 Miliar Barito Timur Dicurigai “Settingan”, 8 Peserta Bisu, Papan Proyek Salah Lokasi
Misteri Mega Proyek IPLT Rp9,8 M di Barito Timur: Papan Informasi Tunjuk Dusun Timur, Fisik Dibangun di Dayu
Bukan Staf yang Kami Butuhkan! Wakil Ketua DPRD Idris Sadik Sentil BPN Enrekang Soal Mandeknya Kasus Ahli Waris HGU
Fakta Lapangan Sudah Terbongkar, Warga Pangkan Menanti Keberanian Penyidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:16 WIB

Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:52 WIB

Camat Paku Pastikan Dana Desa 2026 Tepat Sasaran, Monev Tahap Pertama Tuntas di Empat Desa

Senin, 6 Juli 2026 - 20:12 WIB

PT Bartim Coalindo Siap Terapkan Penambangan Ramah Lingkungan

Senin, 6 Juli 2026 - 11:43 WIB

Kasus Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Oknum ASN PUPR Barito Timur Diduga Tawarkan Suap Wartawan Rp50 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:42 WIB

Lelang IPLT Rp9,8 Miliar Barito Timur Dicurigai “Settingan”, 8 Peserta Bisu, Papan Proyek Salah Lokasi

Berita Terbaru