TASIKMALAYA, MNP – Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Tasikmalaya resmi membuka turnamen sepak bola kelompok umur legendaris, Piala Soeratin tingkat Kota Tasikmalaya untuk kategori Usia 13 (U-13) dan Usia 15 (U-15) pada Selasa (07/07/2026) pagi.
Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, H. Wahid, menyatakan rasa syukurnya atas dimulainya kompetisi ini. Menurutnya, Piala Soeratin merupakan agenda wajib yang diinstruksikan langsung oleh PSSI tingkat Provinsi Jawa Barat (Asprov PSSI Jabar).
“Alhamdulillah, tadi pagi kita sudah melakukan pembukaan dimulainya Piala Soeratin tingkat Kota Tasikmalaya untuk usia 13 dan 15 tahun,” ujar H. Wahid kepada awak media MNP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa seluruh Kota dan Kabupaten di Jawa Barat diwajibkan menyelenggarakan Piala Soeratin U-13 dan U-15 pada periode ini. Pasalnya, babak atau seri tingkat Provinsi Jawa Barat dijadwalkan akan bergulir pada bulan Agustus mendatang.
“Para finalis, yaitu juara 1 dan 2 dari tingkat Kota/Kabupaten, akan langsung melaju ke babak tingkat provinsi. Nanti, tim yang berhasil juara di tingkat provinsi pada bulan September akan mewakili Jawa Barat ke tingkat nasional,” jelasnya.
Melihat kesiapan fasilitas dan antusiasme yang tinggi, H. Wahid mengaku secara pribadi telah melayangkan permohonan kepada Asprov PSSI Jawa Barat agar Kota Tasikmalaya ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Soeratin tingkat provinsi.
Langkah ini diambil sebagai bukti nyata dari kinerja dan keaktifan PSSI Kota Tasikmalaya dalam memutar berbagai roda kompetisi belakangan ini.
“Kami ingin menunjukkan kinerja PSSI Kota Tasikmalaya melalui banyaknya kegiatan yang digelar. Kemarin kita ada kompetisi U-14 dan U-19. Kita juga punya kegiatan yang sedang berjalan seperti Liga Pendidikan dari mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta kompetisi senior untuk Usia 40 (U-40),” ungkap H. Wahid.
“Mudah-mudahan Asprov Jabar nanti secara resmi menetapkan Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah untuk Piala Soeratin U-13 dan U-15 tingkat Jawa Barat. Semoga tidak ada perubahan lagi,” tambahnya penuh harap.
Bagi H. Wahid, Piala Soeratin bukan sekadar turnamen musiman, melainkan instrumen penting untuk mengevaluasi pembinaan yang dilakukan oleh Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kota Tasikmalaya.
“Piala Soeratin ini agenda rutin tahunan dan menjadi bentuk evaluasi. Jika anak-anak SSB hanya berlatih tanpa ada turnamen, mereka tidak bisa mengevaluasi sejauh mana keberhasilan latihan di masing-masing SSB-nya. Mudah-mudahan dari Piala Soeratin 2026 ini akan lahir pesepak bola profesional yang asli kelahiran Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.
Turnamen Piala Soeratin tingkat Kota Tasikmalaya tahun ini diikuti oleh total 28 tim, dengan rincian 16 tim untuk kategori U-13 dan 12 tim untuk kategori U-15. Kompetisi kelompok umur ini ditargetkan akan bergulir hingga babak final pada 8 Agustus 2026 mendatang.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan