TASIKMALAYA, MNP – Alun-alun Dadaha Kota Tasikmalaya kembali menjadi magnet perhatian publik.
Pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, kawasan yang dikenal sebagai pusat olahraga dan ruang terbuka hijau ini dipadati ribuan warga yang ingin menghabiskan malam minggu bersama keluarga, teman, maupun kerabat.
Beragam hiburan, kuliner, hingga bazar pasar murah tersaji lengkap, menjadikan Dadaha sebagai destinasi favorit masyarakat Kota Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pagi hari, arus lalu lintas di sekitar kawasan Dadaha terpantau padat. Kepadatan tersebut terus berlanjut hingga malam hari, menandakan tingginya antusiasme masyarakat.
Jalan Dadaha dan sekitarnya dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat yang silih berganti datang.
Kondisi ini menunjukkan bahwa kehadiran ruang publik yang representatif, aman, dan nyaman memang sangat dibutuhkan oleh warga, khususnya sebagai sarana olahraga, rekreasi, serta hiburan keluarga.
Berbagai pilihan kuliner menjadi daya tarik utama. Mulai dari jajanan tradisional, makanan ringan kekinian, hingga makanan berat tersedia dengan harga yang ramah di kantong.
Selain itu, permainan anak-anak juga disiapkan untuk memanjakan buah hati, sehingga orang tua dapat menikmati suasana dengan tenang.
Menjelang malam, suasana semakin meriah dengan hadirnya hiburan live musik yang mengundang pengunjung untuk berkumpul dan menikmati alunan lagu bersama.
Salah satu pedagang kaki lima mengungkapkan rasa syukurnya atas ramainya pengunjung.
“Jangan khawatir, di sini kami menyediakan kuliner dengan harga terjangkau, disesuaikan dengan kantong masyarakat Kota Tasikmalaya. Selain itu, tersedia juga fasilitas olahraga, permainan anak-anak, dan malamnya ada hiburan live musik,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan kepuasan para pelaku usaha kecil yang merasakan langsung dampak positif dari keramaian Dadaha.
Sejak kawasan Dadaha direnovasi dan dibenahi, banyak pedagang merasa lebih nyaman dan terbantu. Penataan yang lebih rapi, fasilitas yang memadai, serta dukungan pemerintah menjadikan Dadaha sebagai ruang publik yang hidup dan produktif.
Hal ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu bentuk nyata perhatian Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
Melalui pemanfaatan ruang publik seperti Dadaha, pemerintah tidak hanya menghadirkan hiburan dan fasilitas olahraga, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM lokal.
Dadaha kini bukan sekadar alun-alun, melainkan simbol kebangkitan ekonomi rakyat dan ruang kebersamaan yang mempererat kehidupan sosial masyarakat Kota Tasikmalaya.
![]()
Penulis : Arrie Haryadi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan