Konsolidasi Kader, SAPMA PP Kota Tasikmalaya Gelar SKS 2025

Minggu, 3 Agustus 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA) Kota Tasikmalaya menyelenggarakan Sekolah Kaderisasi SAPMA (SKS) 2025 yang diikuti oleh lebih dari 70 peserta dari unsur siswa, pelajar, dan mahasiswa, Minggu (03/08/2025).

Kegiatan ini dirancang bukan semata sebagai proses kaderisasi struktural, tetapi sebagai ruang pembentukan watak ideologis, mentalitas kebangsaan, dan kapasitas kepemimpinan yang kontekstual dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Muamar Khadapi, S.Pd Ketua Cabang SAPMA PP Kota Tasikmalaya mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi kader untuk memperkuat daya pikir, daya juang, serta daya saing, dengan menekankan nilai-nilai kemandirian, baik secara ekonomi maupun dalam berorganisasi.

Menurut Muamar Khadapi, bahwa kader SAPMA harus hadir sebagai subjek aktif perubahan sosial, bukan sekadar penonton sejarah.

“Jangan pernah takut menjadi berbeda. Tak perlu menunggu sempurna untuk berkontribusi. Karena dalam setiap ketulusan gerak, selalu ada ruang perubahan. SAPMA harus menjadi arsitek perubahan, bukan sekadar pengamat,” ujar Muamar Khadapi menyemangati para peserta SKS.

Mengusung semangat TasikBersapma, SAPMA Kota Tasikmalaya terus memposisikan diri sebagai organisasi pelajar-mahasiswa yang tidak hanya tumbuh dalam struktur, tetapi hidup dalam realitas sosial.

Sebagai wujud nyata, SAPMA saat ini tengah melakukan konsolidasi pengawalan terhadap keberadaan Terminal Tipe A Indihiang, yang merupakan aset vital pelayanan publik.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 132 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan, Terminal Tipe A merupakan simpul transportasi strategis yang pengelolaannya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Namun, fungsi pelayanan dan dampaknya terhadap warga lokal menjadikan pengawasan sosial terhadap tata kelola terminal menjadi keniscayaan. Dalam hal ini, peran masyarakat sipil termasuk organisasi kepemudaan menjadi sangat penting.

SAPMA melihat adanya potensi disfungsi dan pengabaian kepentingan publik yang harus diantisipasi. Hal ini selaras dengan adagium hukum klasik:

Salus populi suprema lex esto” – Kesejahteraan rakyat adalah hukum tertinggi,” tegasnya.

Dengan menjadikan terminal sebagai titik perhatian, SAPMA berkomitmen merawat konsistensi gerakan—bahwa kaderisasi bukan hanya pembentukan ide, tetapi juga keberanian untuk turun tangan pada problem nyata.

“Gerakan ini mencerminkan perwujudan nilai Pancasila secara praksis: keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutur Muamar Khadapi.

Dirinya mengutip sebagaimana diungkapkan oleh Bung Karno:

“Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan ku cabut Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda, niscaya akan ku guncangkan dunia.”

SAPMA percaya bahwa kader muda yang tercerahkan akan menjadi pembaharu, bukan hanya di ruang akademik, tetapi juga di medan sosial-politik.

SKS 2025 adalah bentuk penguatan fondasi. Namun, tujuan akhirnya adalah lahirnya kader-kader yang mampu memformulasikan gagasan dan mengeksekusinya dengan kerja nyata.

“Kader yang tidak hanya berbicara soal perubahan, tetapi menjadi bagian dari perubahan itu sendiri,” pungkas Muamar Khadapi.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Hadiri Pisah Sambut Dandenpom III/2 Garut, Bupati Harapkan Sinergi dan Kolaborasi Terus Terjalin
Sidak ke Rutan Kelas II B Tamiang Layang, Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar Motivasi Warga Binaan
Pecah Rekor Nasional! Enrekang Amankan Revitalisasi 10 SMP Sekaligus, Target 100 Sekolah Menanti
Ukur Hasil Belajar, Siswa Kelas VI SDN 2 Tambaksari Jalani Tes Kemampuan Akademik
Imbauan: Kebocoran Pipa Utama PDAM Tirta Sukapura, Pelanggan Diminta Segera Menampung Air
Hadir di Forum Akselerator Negeri, Bupati Pakpak Bharat Siap Pacu Inovasi dan Optimalisasi Kinerja Daerah
Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke 62, Rutan Pemalang Salurkan Bansos
Satres Narkoba Polres Garut Ringkus Pengedar Obat Keras di Tarogong Kidul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:12 WIB

Hadiri Pisah Sambut Dandenpom III/2 Garut, Bupati Harapkan Sinergi dan Kolaborasi Terus Terjalin

Senin, 27 April 2026 - 22:05 WIB

Sidak ke Rutan Kelas II B Tamiang Layang, Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar Motivasi Warga Binaan

Senin, 27 April 2026 - 21:22 WIB

Pecah Rekor Nasional! Enrekang Amankan Revitalisasi 10 SMP Sekaligus, Target 100 Sekolah Menanti

Senin, 27 April 2026 - 19:46 WIB

Ukur Hasil Belajar, Siswa Kelas VI SDN 2 Tambaksari Jalani Tes Kemampuan Akademik

Senin, 27 April 2026 - 19:34 WIB

Imbauan: Kebocoran Pipa Utama PDAM Tirta Sukapura, Pelanggan Diminta Segera Menampung Air

Berita Terbaru