Tasikmalaya, MNP – Ketua PSSI kota Tasikmalaya terpilih H Wahid S.Pd menyebut, beberapa Komite Kompetisi beberapa hari lagi akan mengadakan Workshop persiapan terkait program Sepakbola.
Hal itu dikatakannya saat acara pelantikan Asosiasi PSSI kota Tasikmalaya yang bertempat hotel Horison, Selasa malam (13/06/2023).
Diakui Wahid, memang persepakbolaan di Kota Tasikmalaya baru sebatas di ajang Piala SURATIN, karena intruksi Asprov itu kompetisinya diusia 13, 15 dan 17 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tapi (untuk kompetisi usia, red) kita akan Liga untuk Asprov kota Tasikmalaya, tujuannya kalu Liga sistem bertemu otomatis anak anak bermainnya lebih banyak,” kata Wahid.
Menurutnya, kompetisi dengan Liga sangat berbeda, kalau kompetisi satu kali main kalah lalu selesai atau sistim gugur berganda dua kali kalah selesai.
“Ini akan menurunkan mental para atlit itu sendiri. Berbeda dengan Liga, mainnya bertemu, tentunya mental anak anak akan semakin baik ditambah dengan jadwal bertanding yang panjang,” paparnya.

Selain itu terang Wahid, untuk kick off Liga direncanakan setelah Idul Adha, makanya PSSI Kota Tasikmalaya akan mengadakan workshop dan dipersiapkan verifikasi peserta.
Lanjut Wahid, PSSI kota Tasikmalaya punya 17 klub dan pihaknya akan menuntut kesiapan dari klub, jangan sampai PSSI mencoret karena tidak siap.
“Setelah Liga usia 13, 15 dan 17, kita juga akan mengadakan kompetisi usia bebas dari mulai usia 19, 20 dan untuk umum tetapi momentumnya tidak Liga tetapi kompetisi,” terangnya.
Wahid menerangkan, sebetulnya program kegiatan ini sudah dilaksanakan dan acara pengukuhan ini hanya seremonial.
“Karena SK sudah dibulan Desember 2022, kenapa demikian karena ada beberapa komite yang tidak mau melaksanakan programnya sebelum dilantik,” tutup Wahid.
Turut hadir PJ walikota CK Virgowansyah, Dan Lanud Wiradinata Tasikmalaya, Kepala Bakesbangpol, Kadisporabudpar, Komite Eksekutif PSSI Jawa Barat dan tamu undangan lainnya. (SN)
![]()









Tinggalkan Balasan