Banten, MNP – Dalam rangkaian acara dari perhelatannya, Tim Jurnalis Bogor Raya-Banten ngambil inisiatif secara spekulatif di lokasi acara dan mencoba buat mewawancarai Tokoh Adat Asing asli Equador.
Ya, seorang tamu bernama Juan Carlos Jintiach, yang turut hadir di acara pertemuan HIMAS (Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS) 2025, yang digelar Kasepuhan Guradog, Desa Curugbitung, Kab Lebak. Jum’at (8/8/2025).
Dirinya menuturkan, bahwa Equador dan Indonesia ini memiliki kesamaan dalam banyak hal. Sebagai negara tropis dengan kekayaannya yang melimpah, mulai dari hutan hingga keberagaman masyarakat adatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Equador Kami juga negara tropis, dari cuacanya yang sama, hutannya sama dan di keberagaman kelompok masyarakat adatnya sama juga. Equador pun memiliki beberapa kelompok dalam konteks masyarakat adat,” ungkap Juan Carlos, yang mewakili masyarakat adat Shuar Equador, di sela-sela kesibukannya dalam acara HIMAS di Lapangan Warga Guradog tersebut
Juan Carlos menambahkan bahwa, kunjungannya saat ini, merupakan yang ketiga kali untuk agenda serupa di Indonesia. Yang pertama di Papua, kedua kalinya di Bali dan yang sekarang wilayah Guradog di Banten.
Dalam kehadirannya di acara kali ini (HIMAS 2025: red) suatu bukti adanya solidaritas riil antar masyarakat adat level dunia, dengan masyarakat adat di Indonesia.
“Alasannya tentu keinginan untuk membuktikan tingkat solidaritas yang kuat, antar masyarakat adat di HIMAS yang menunjukkan sebuah penghormatan pada nenek moyang Kita semua, Hutan Kita semua, tradisi Kita dan Tanah Air Kita. Jadi intinya, adalah demi solidaritas itu,” ungkapnya tegas.
Perlu diketahui bersama, acara HIMAS berlangsung selama Tiga hari, dimulai Kamis 7 Agustus, hingga puncak acaranya itu pada hari Sabtu 9 Agustus 2025.
Perayaan tersebut pun ikut mengusung tema nasional (Republik Indonesia), yakni Memperkuat Hak Menentukan Nasib Sendiri, Jalan Menuju Kedaulatan Pangan Nasional.
![]()
Penulis : Asep Didi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan