Jelang Lebaran, Warga Pemalang Serbu Deretan Lapak Penukaran Uang Baru

Selasa, 25 Maret 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Sepakan jelang lebaran idul Fitri deretan lapak jasa penukaran uang baru banyak di serbu warga.

Mereka memburu pecahan uang baru mulai dari Rp.1.000, 2.000,5.000, hingga pecahan uang baru RP.50.000.

Momen idul Fitri banyak dimanfaatkan orang untuk berbagi rezeki dengan keluarga dan saudara.

Salah satunya dengan memberi angpao atau uang saku menggunakan uang baru, hal itu pun berdampak baik untuk pemilik jasa penukaran uang baru di Pemalang karena ketiban rezeki.

Wisnu (30), salah seorang penyedia jasa tukar baru mengaku sudah sejak pertengahan bulan Ramadan lalu ia bersama 5 rekannya membuka lapak penukaran uang baru di jalan Sudirman Pemalang kota.

Menurut Wisnu untuk menukar pecahan uang baru RP.2.000 saat ditukar ada administrasi RP.15.000 untuk pecahan RP.5.000 administrasinya RP.20.000.

Sementara, untuk pecahan Rp.1.000 justru agak mahal yaitu 25.000 semua itu berlaku untuk jumlah penukaran Rp.100.000

“Untuk pecahan Rp.10 ribu dan Rp.20 ribu administrasinya bisa dibicarakan antara penukar dan penyedia jasa uang baru,” jelas Wisnu, pada Selasa sore (25/3/2025).

Masih menurutnya, dalam sehari rata-rata omset jasa pertukaran uang bisa mencapai 20 juta rupiah, bahkan lapak miliknya yang sudah 5 tahun selalu ada Ketika bulan puasa tiba.

Tapi, hari ini bisa Wisnu tembus omzet Rp.40 juta lantaran letak lapaknya paling strategis, hingga para pengendara yang melintas dipastikan akan mampir di lapaknya.

“Kecuali saat pecahan uang yang dicari habis barulah mereka menukar ke lapak berikutnya,” terang Wisnu.

Adanya jasa penukaran pecahan uang baru ini disambut baik oleh warga, karena membantu kebutuhan mereka untuk keperluan di hari raya.

Bahkan beberapa diantara mereka mengaku lebih memilih ke jasa penukaran uang karena kalau menunggu di bank prosesnya lama.

“Hari ini saya menukarkan Rp.200 ribu uang baru pecahan Rp 2.000 dengan administrasi Rp.30 ribu, males ke Bank ribet dan waktunya lama,” ujar Dwi (25) salah seorang warga yang menukarkan uang baru di lapak milik Wisnu yang berada di depan kantor BRI Cabang Pemalang.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

HUT Kota Tasikmalaya Jangan Sekedar Seremoni, Irfan Ramdani Dorong Evaluasi Nyata Pembangunan
Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP
Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status
Botok Suarakan Hilangnya Kepercayaan Rakyat Pada Hukum di Pengadilan Negeri Pati
Audiensi Tambang PT SJP di DPRD Berujung Tanya, Koalisi LSM Desak Kehadiran Bapenda dan DLH
Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana
Bupati Jeneponto Kumpulkan Forkopimda Bahas Isu Kamtibmas hingga Kabut Asap
Merasa Masih Termarginalkan, FKKS SMK Swasta Kota Tasikmalaya Minta Keberpihakan Kebijakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:38 WIB

HUT Kota Tasikmalaya Jangan Sekedar Seremoni, Irfan Ramdani Dorong Evaluasi Nyata Pembangunan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Botok Suarakan Hilangnya Kepercayaan Rakyat Pada Hukum di Pengadilan Negeri Pati

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Tambang PT SJP di DPRD Berujung Tanya, Koalisi LSM Desak Kehadiran Bapenda dan DLH

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:28 WIB