Tasikmalaya, MNP – Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu hamil dan melahirkan, Puskesmas Mangkubumi Kota Tasikmalaya membuat inovasi program yaitu Manglurah (Mangku Ngilumbung Darah).
Kepala Puskesmas Mangkubumi H Arif Prianto,S.Kep Ners,S.Sos.,M.Si mengatakan, kegiatan Manglurah ini bagian dari inovasi puskesmas Mangkubumi dalam rangka menurunkan angka kematian ibu.
“Karena diantara penyebab kematian ibu hamil melahirkan diantaranya pendarahan ini menjadi tiga penyebab utama kenapa ibu hamil meninggal,” jelas Arif Prianto, Senin (26/08/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lantaran itu, sesuai dengan anjuran dari Kementerian Kesehatan, bahwa 1 orang calon ibu yang akan melahirkan harus ada ada 6 atau minimal 4 calon pendonor yang siap untuk membantu sekiranya nanti ibu pas melahirkan membutuhkan.
Apalagi lanjut Arif Prianto, info dari Palang Merah Indonesia, Kota Tasikmalaya masih banyak membutuhkan kebutuhan darah.
“Alhamdulillah, meski baru berjalan tahun ini, Manglurah ini peminatnya juga banyak diantaranya masyarakat, kader kesehatan dan tenaga kesehatan nakes.
Ditempat sama, Sumantri Lurah Cipari Kec Mangkubumi mengaku sudah empat kali mendonorkan darah dengan harapan bisa menolong sesama yang membutuhkan darah.
“Karena banyak sekali di grup ke RW an ada yang suka meminta darah secara mendadak, semoga dengan adanya kegiatan donor darah ini ketersediaan darah di PMI bisa terpenuhi sesuai target,” ungkapnya.
Menurut Lurah Cipari, mungkin Puskemas Mangkubumi satu satunya di Kota Tasikmalaya yang sering mengadakan donor darah setiap 3 bulan sekali.
“Tentunya kami sangat mendukung sekali donor darah ini untuk tetap terus kontinyu. Mari kita ikut berdonor darah untuk membantu kepada orang yang sangat membutuhkan darah,” imbaunya.
Ade Ela Komalasari salah seorang pendonor dari Kp Cisalam menyebut sudah tiga kali mendonorkan darahnya.
“Ayo semua warga untuk donor darah, karena setiap satu tetes darah yang anda miliki mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan orang lain yang membutuhkan,” tandas Ade.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan