PJ Walikota Tasikmalaya Kunjungi Kecamatan Bungursari, Bahas Apa?

Senin, 26 Agustus 2024 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – PJ Walikota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah melaksanakan monitoring ke sejumlah kecamatan, salah satunya Bungursari, Senin (26/08/2024).

Cheka Virgowansyah mengatakan, kegiatannya tersebut selain silaturahmi dengan para camat dan lurah juga membahas program yang ada di level kota Tasikmalaya.

“Kita ingin memastikan bahwa program itu sampai di kecamatan juga kelurahan. Salah satunya progam terkait dengan wangsit, taman cinta, termasuk dengan penanganan stunting sampai dengan strategi setiap program,” kata Cheka Virgowansyah.

Artinya lanjut PJ Walikota, agar program itu tidak hanya menjadi jargon di level kota, tapi berjalan juga di level kelurahan dan kecamatan.

“Kita berprogres, setelah ini akan ada pertemuan lanjutan untuk mengecek progres itu, misalnya setaman cinta, sudah berapa pohon yang ada di sini. Terus target berapa pohon dalam beberapa minggu ke depan, apa strateginya, nanti mulai dikerucutkan,” jelasnya.

Cheka Virgowansyah menyebut, untuk angka stunting, di kota Tasikmalaya sekarang perlu treatment, meski secara absolut memang angkanya turun, tapi rating masih naik.

“Kita butuh treatment yang lebih real, karena itu sekarang kita mendata seluruh ibu hamil yang ada di kota, kenapa ibu hamil? karena ternyata dari data yang ada itu kebanyakan stunting baru, maka berarti yang kemarin yang kita treatment itu sebagian besar tidak stunting lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, PJ Walikota berkontrak dengan camat, lalu tiap lurah juga berkontrak dengan camat, agar tidak boleh ada stunting baru.

Khusus di kecamatan Bungursari, ada sekitar 371 ibu hamil sudah didata dan per kelurahan juga sudah ada datanya, itulah yang mau ditreatmen.

“Kita harus memastikan, para ibu hamil yang baru itu makan/minum obat/pil penambah darah dan termasuk juga protein hewani seperti telur maupun susu, untuk menekan angka stunting,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya
Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan
Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya
Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional
Semarak HUT ke-25 Kota Tasikmalaya: Kecamatan Kawalu Kobarkan Semangat Warga dan Gotong Royong
Kurang dari 24 Jam, Polres Bogor Berhasil Bekuk Pelaku Pembacokan Bobotoh
Tiga Isu Dugaan Korupsi DLH, CSR Bank Sulselbar dan Sumur Bor, MNP Tantang Kejari Enrekang Buka Suara: Ada atau Tidak Ada?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional

Berita Terbaru