MAKASSAR, MNP – PWI Kabupaten Enrekang mengantongi tiga hak suara dalam Konferensi Provinsi PWI Sulawesi Selatan yang digelar di Gedung Graha Pena Makassar.
Tiga pemegang mandat suara PWI Enrekang adalah Rahmat Lamada, Said Padu, dan Agus Burhan.
Ketiganya tercatat sebagai anggota PWI Enrekang yang telah memenuhi syarat untuk menggunakan hak pilih dalam forum tertinggi PWI tingkat provinsi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikonfirmasi usai registrasi, ketiganya menyatakan sikap senada. PWI Enrekang sepakat untuk menyalurkan suara kepada calon Ketua PWI Sulsel yang visioner dan mampu membawa perubahan bagi organisasi.
“Kami bertiga satu suara. PWI Sulsel butuh nahkoda yang punya visi jelas, paham tantangan media hari ini, dan bisa membawa PWI lebih baik, lebih solid, serta berpihak pada peningkatan kompetensi wartawan,” kata Rahmat Lamada mewakili dua rekannya.
Said Padu menambahkan, dinamika media saat ini menuntut kepemimpinan yang adaptif.
“Hoaks makin masif, kesejahteraan wartawan jadi isu, dan era digital tidak bisa dilawan dengan cara lama. Kami pilih figur yang punya program nyata untuk menjawab itu,” ujarnya.
Sementara Agus Burhan menegaskan, tiga suara dari Enrekang tidak akan disia-siakan.
“Ini amanah dari teman-teman PWI Enrekang. Prinsip kami: pilih yang terbaik untuk marwah organisasi, bukan karena kedekatan personal,” tegasnya.
Konferprov PWI Sulsel di Graha Pena Makassar menjadi ajang pemilihan Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031.
Selain memilih ketua, forum ini juga akan menetapkan program kerja dan kepengurusan baru untuk lima tahun kedepan.
![]()
Penulis : Redaksi









Tinggalkan Balasan