Tasikmalaya, MNP – Lima mahasiswa profesi kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya menghadirkan beragam inovasi kreatif dalam praktik kebidanan komunitas di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan.
Inovasi ini dilaksanakan di Kelurahan Cikalang dan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ibnu Siena dengan tujuan meningkatkan kesehatan ibu hamil, keluarga, serta remaja putri sebagai calon ibu di masa depan, Jumat (17/10/2025).
Adapun inovasi yang diluncurkan antara lain: Charming Bumil – Program Pengingat Pemeriksaan Kehamilan Berbasis WhatsApp untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam kunjungan K1–K6, oleh Rani Rosdiani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Labubu (Labu untuk Ibu) – Pemanfaatan pangan lokal labu siam sebagai alternatif gizi sehat bagi ibu hamil, oleh Eva Nurarofah K.S. 3.
Siaga Bumilku – Pemberdayaan keluarga melalui buku saku pemantauan kehamilan guna meningkatkan peran keluarga dalam mendukung kesehatan ibu hamil, oleh Vina Grisvinawati Lestari
FeCALL (Fe Reminder Call) – Pengingat minum tablet tambah darah bagi remaja putri di SIT Ibnu Siena melalui media bel sekolah dan Duta Sahabat Besi, oleh Lani Nur Azizah.
FePaya Smile – Program pemberdayaan masyarakat berbasis sekolah dengan kombinasi konsumsi tablet Fe dan buah pepaya untuk meningkatkan penyerapan zat besi, mencegah anemia, dan mendukung penurunan stunting, oleh Nida Nidya Kartini.
Kegiatan launching inovasi dilaksanakan di Aula Kelurahan Cikalang Kecamatan Tawang dan di SIT Ibnu Siena. Acara tersebut dihadiri oleh ibu hamil, keluarga, kader posyandu, guru, serta remaja sekolah.
Eri Hendrawan, S.H., Lurah Cikalang, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung inovasi kesehatan.
Sementara itu, H. Asep Rahmadiana, S.Kep., Ners., M.Kep., Kepala Puskesmas Kahuripan, menyampaikan apresiasi atas kreativitas mahasiswa yang dinilai mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat dengan pendekatan inovatif dan aplikatif.
Inovasi masyarakat ini terlaksana berkat bimbingan Bidan. Tien Trisnawati, S.Tr.Keb. selaku pembimbing lahan dan Helmi Diana, S.ST., M.Keb. selaku dosen pembimbing.
“Kami berharap inovasi ini tidak berhenti di sini, melainkan dapat dilanjutkan menjadi program berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Helmi.
Melalui hadirnya Charming Bumil, Labubu, Siaga Bumilku, FeCALL, dan FePaya Smile, mahasiswa profesi kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menunjukkan kontribusi nyata mereka dalam mendukung target nasional penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta pencegahan anemia pada remaja putri.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan