Pakpak Bharat, MNP – Mewakili PJs Bupati Pakpak Manihar Tumangger membuka secara resmi kegiatan pelatihan wisata outbound.
Pelatihan ini dilaksanakan di balai Diklat Cikaok ini diikuti sekitar 40 orang peserta yang berasal dari berbagai perwakilan desa wisata di Pakpak. Bharat, Senin (21/10/2025).
Dalam sambutannya Manihar Tumangger mengatakan, melalui kegiatan pelatihan wisata outbound ini menyatakan di tahun 2024, sektor pariwisata Indonesia menorehkan kembali prestasi yang membanggakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dimana Travel and Tourism Development Index (TTDI) yang dirilis resmi oleh World Economic Forum (WEF)pada Mei 2024 kemarin menunjukkan posisi Indonesia kembali melesat naik ke peringkat 10 dari sebelumnya di posisi 32 menjadi peringkat posisi 22 Dunia.
“Seiring prestasi tersebut Pemkab Pakpak Bharat optimis pengembangan kepariwisataan dengan tata kelola yang baik nantinya akan menjadi salah satu pilar utama mendorong peningkatan perekonomian di kabupaten Pakpak Bharat,” ujarnya.
Manihar Tumangger juga menjelaskan, paradigma pariwisata sekarang telah berubah dari sekedar objek rekreasi dan hiburan juga menjadi sebuah industri jasa yang prospektif dan multi player Efek ,secara integritas dan bersinergi dengan sektor lainnya.
Lebih lanjut Manihar Tumangger memaparkan dimana kabupaten Pakpak Bharat merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang sudah terkenal akan objek wisata alamnya.
“Dengan besarnya potensi yang ada maka perlu keseriusan kita dalam hal pengembangan sektor wisata dalam hal ini tentunya upaya dari pemerintah melalui OPD terkait dalam pengembangannya,” harapnya.
Diakhir sambutan, Manihar Tumangger berpesan melalui kegiatan pelatihan wisata outbound ini agar para peserta dapat menyimak dan mengikuti dengan Baik setiap materi pelatihan yang di sampaikan oleh para narasumber.
“Ya, agar dalam melaksanakan kepanduan wisata outbound nantinya di tempat masing masing para wisatawan yang datang bisa mendapatkan pelayanan yang baik dan profesional,” pesan Manihar.

Di tempat sama, Kapala Bidang Pariwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pakpak Bharat Sekjen Padang dalam laporannya mengatakan,pelatihan wisata outbound bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi para pemandu wisata outbound.
“Agar dapat memenuhi Standart Kompetensi Kerja Nasional (SKKN) dalam bidang pemandu wisata outbound,” ujar Sekjen.
Kabid ini juga menjelaskan kepada peserta melalui pelatihan ini kiranya dapat mencapai sasaran seperti mengetahui dan memahami bagimana merencanakan dan melaksanakan pemanduan wisata outbound.
“Peserta juga diharapkan dapat memahami bagaimana dalam menangani resiko dalam kegiatan ber wisata outbound,” kata dia.
Sekjen juga menjelaskan, metode pelatihan ini di selenggarakan dengan metode 50% dalam penyampaian materi oleh nara sumber, diskusi 18,75% , dan kelompok kerja 31% dan metode pelatihan praktek langsung 31,25 %
Terlihat dalam kegiatan ini dihadiri perwakilan dari wisata Desa se-Pakpak Bharat yang dilaksanakan 32 jam masa pelatihan selama 4 hari mulai dari tanggal 21- 24 Oktober 2024
“Dengan durasi pelatihan satu jamnya selama 45 menit dan kegiatan ini juga terlaksana dari sumber anggaran dana DAK non fisik pada bidang pariwisata tahun anggaran 2024,” terang Sekjen Padang.
Pelatihan ini juga dihadiri kepala dinas pariwisata dan kebudayaan kabupaten Pakpak Bharat Maranatha M Padang S.P.MM, didampingi sekjen Padang Kabid pariwisata serta Nara sumber Helvin Maranatha Hutabarat dan Wahyudinata beserta tim.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan