Diskusi Revolusi dengan Karya, Ketua Manasix hadirkan KPAB dan Politikus PKS

Senin, 19 September 2022 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Diskusi sambil ngopi merupakan salah satu agenda Manaix (Mantan Narapidana Tasik) dengan mengundang Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Dede Muharram dan Yudi dari KPAB (Komunitas Peduli Anak Bangsa).

Acara yang terlihat santai namun penuh sarat makna ini diadakan di Kedai Kami milik Manasix bertemakan Revolusi dengan Karya, Minggu malam tadi (18/09/2022).

Asep Ugar ketua Manasix menyebutkan, diskusi ini untuk bertukar fikiran dan pendapat demi kemajuan kota Tasikmalaya. Karena di era zaman sekarang ini, revolusi tidak hanya harus menggunakan senjata akan tetapi melawan dengan karya.

“Ada banyak potensi di dalam diri masing masing, nah bagaimana caranya supaya mengembangkan dan membuka hingga menjadi suatu pemberdayaan dan berkontribusi untuk pemerintah,” ungkapnya.

Yudi ketua KPAB menuturkan, untuk menuju perubahan kota Tasikmalaya  semakin baik, harus bersikap “radikal”, dalam artian harus berani berubah.

“Kesadaran untuk berubah harus muncul dari masyarakat dan kitalah yang memberikan contoh terhadap masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Yudi pun begitu mengindolakan sosok Dede Muharam, karena selain orangnya sederhana, juga berani mengungkapkan sesuatu problematika, ketika memang tidak setuju dengan itu.

Sementara itu, Dede Muharam anggota DPRD kota Tasikmalaya menambahkan, diskusi seperti jni harus menjadi sebuah kegiatan yang masif di lintas komunitas.

“Perubahan itu akan terjadi jika masyarakatnya memiliki kecerdasan dalam berpolitik menghadapi persoalan di negeri ini.

“Salah satunya masyarakat dalam melakukan politik lebih ke pragmatis, karena biaya politik mahal, maka pelayanan terhadap masyarakat itu tidak optimal,” kata Dede.

Menurut politikus PKS ini, semua kalangan harus membudayakan tentang diskusi politik. Dede pun selalu menekankan kepada Ormas atau LSM agar bisa kerja dan karya.

“Karena ada banyak perkumpulan yang tidak bermanfaat dan tidak ada karya. Kita lihat Manasix, mereka selalu bergerak dan kami melihat konstistensinya,” tandasnya. (Lex)

Loading

Berita Terkait

Gagal Beraksi, Polsek Limbangan Amankan Dua Pelaku Curanmor
Warga Jangan Terprovokasi, Tokoh Adat Tiga Desa Bantah Isu PT JJAA Cemari Sungai
Uskup Palangka Raya Resmi Tetapkan Paroki Santo Petrus Hayaping
Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII Gelombang I, Lemhannas RI Dorong Lulusan Berkontribusi bagi Daerah dan Nasional
Polemik Dapur SPPG Sidorejo: Beroperasi Tanpa Izin Sanitasi, Camat dan Dinkes Berbeda Keterangan
Munggahan: Antara Tradisi Suci dan Gaya Hidup Modern, Saatnya Kembali ke Esensi Menyambut Ramadan
Bupati Garut Soroti Kualitas SDM dan Indeks Pembangunan Pemuda
Wujudkan Zona Integritas, Lapas Kendal Berikan Sosialisasi Bagi CPNS & Peserta Magang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 12:02 WIB

Gagal Beraksi, Polsek Limbangan Amankan Dua Pelaku Curanmor

Senin, 16 Februari 2026 - 09:42 WIB

Warga Jangan Terprovokasi, Tokoh Adat Tiga Desa Bantah Isu PT JJAA Cemari Sungai

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:34 WIB

Uskup Palangka Raya Resmi Tetapkan Paroki Santo Petrus Hayaping

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:49 WIB

Wisuda UNIGA Angkatan ke-XLIII Gelombang I, Lemhannas RI Dorong Lulusan Berkontribusi bagi Daerah dan Nasional

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:41 WIB

Polemik Dapur SPPG Sidorejo: Beroperasi Tanpa Izin Sanitasi, Camat dan Dinkes Berbeda Keterangan

Berita Terbaru

Berita terbaru

Gagal Beraksi, Polsek Limbangan Amankan Dua Pelaku Curanmor

Senin, 16 Feb 2026 - 12:02 WIB

Barito Timur

Uskup Palangka Raya Resmi Tetapkan Paroki Santo Petrus Hayaping

Minggu, 15 Feb 2026 - 13:34 WIB