Disdik Garut Harus Tegas!! Ruang Kelas Dijadikan Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 21 September 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembina DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia Kabupaten Garut, Solihin Afsor

Pembina DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia Kabupaten Garut, Solihin Afsor

Garut. MNP – Program makan bergizi gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat menuai sorotan di Kabupaten Garut.

Sebuah ruang kelas di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Malangbong dilaporkan beralih fungsi menjadi dapur umum untuk program tersebut.

Praktik ini dinilai bertentangan dengan fungsi utama lembaga pendidikan dan disinyalir sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang.

Pembina DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia Kabupaten Garut, Solihin Afsor, menyayangkan kejadian ini. Menurutnya, tindakan tersebut mencederai tujuan dasar berdirinya sebuah lembaga pendidikan.

“Secara umum, tujuan utama pendirian lembaga pendidikan adalah untuk membangun persatuan bangsa dan menumbuhkan kesadaran nasionalisme,” ujar Afsor.

“Jika ruang kelas yang masih aktif dialihfungsikan menjadi dapur MBG, maka pertanyaan ringan saja, apakah kepala sekolah mau bergerak di bidang pendidikan atau sengaja mau berbisnis makanan? Ini harus jelas,” tegasnya.

Afsor menilai, peristiwa ini juga mengindikasikan bahwa pengawas dan koordinator wilayah (korwil) di tingkat kecamatan tidak bekerja secara optimal. Jika pengawasan berjalan sesuai ketentuan, hal seperti ini tidak akan terjadi.

Ia menyebut sudah berbicara dengan Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Isyur, yang secara tegas menyatakan bahwa ruang kelas tidak boleh beralih fungsi menjadi dapur di lingkungan sekolah.

Saat ini, Afsor dan pihaknya masih menunggu tindakan yang akan diambil oleh Kepala Dinas Pendidikan yang baru menjabat.

Ia juga berencana menindaklanjuti beberapa program lain di bidang SD setelah mendapatkan jawaban resmi dari dinas terkait.

“Tujuannya agar setiap peristiwa yang menyangkut pendidikan, mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga atas dapat diselesaikan secara tuntas dan transparan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : M. Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru