TASIKMALAYA, MNP — DPC POSPERA (Posko Perjuangan Rakyat) Kota Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi organisasi kemasyarakatan, tetapi tampil sebagai wadah perjuangan dan penyambung aspirasi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan Ketua DPC POSPERA Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi, dalam agenda konsolidasi organisasi bersama jajaran pengurus.
Konsolidasi menjadi momentum untuk menyatukan visi sekaligus memperkuat peran POSPERA dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepler mengatakan, kondisi masyarakat saat ini membutuhkan organisasi yang benar-benar hadir dan bekerja, bukan hanya berbicara.
“POSPERA harus hadir dan diperjuangkan untuk rakyat. Di tengah kondisi nasional maupun daerah yang tidak mudah, kita harus hadir membantu masyarakat, baik dalam persoalan sosial, pendidikan, kesehatan, maupun persoalan lainnya,” tegas Kepler.
Menurutnya, berbagai keluhan masyarakat yang selama ini muncul tidak boleh berhenti sebatas menjadi pembicaraan.
POSPERA akan berupaya menjadikan organisasi sebagai pintu masuk bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan sekaligus mencari jalan penyelesaian sesuai koridor hukum.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian DPC POSPERA Kota Tasikmalaya adalah pelayanan kesehatan.
Kepler mengungkapkan, pihaknya menerima aspirasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang dinilai masih belum maksimal, baik di rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ketika ada masyarakat yang merasa belum mendapatkan pelayanan maksimal, aspirasi itu harus kita dengarkan dan kita tindak lanjuti,” ujarnya.
DPC POSPERA, kata Kepler, akan menyampaikan berbagai persoalan tersebut kepada pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan maupun manajemen rumah sakit.
“Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan yang menjadi hak dasarnya. POSPERA akan hadir menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pihak-pihak yang berwenang,” katanya.
Kepler menegaskan, ruang perjuangan POSPERA tidak berhenti pada persoalan sosial dan kesehatan. Sejumlah persoalan hukum, agraria, hingga perbankan juga menjadi perhatian organisasi.
Menurut dia, banyak persoalan di tengah masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan penyampaian aspirasi secara tepat.
“Persoalan hukum, agraria, perbankan, dan persoalan masyarakat lainnya juga akan menjadi perhatian kita. Kita ingin POSPERA menjadi tempat masyarakat menyampaikan aspirasi dan mendapatkan pendampingan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh jajaran pengurus DPC POSPERA Kota Tasikmalaya memiliki tekad yang sama untuk menjadikan organisasi sebagai ruang perjuangan masyarakat, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Di sisi internal, konsolidasi juga membahas percepatan penguatan struktur organisasi.
Kepler mengatakan, kepengurusan POSPERA di tingkat kecamatan akan segera dibentuk dan diperkuat. Langkah tersebut dinilai penting agar pelayanan serta penyerapan aspirasi masyarakat dapat dilakukan secara lebih luas dan terorganisir.
“Secara internal, kita akan segera memperkuat struktur sampai tingkat kecamatan. Organisasi harus solid agar mampu menjalankan fungsi pelayanan dan perjuangan masyarakat secara maksimal,” ungkapnya.
Kepler menambahkan, penguatan struktur bukan semata-mata untuk membesarkan organisasi, melainkan untuk memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih dekat ketika menghadapi persoalan.
Kepler juga menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi. Menurutnya, perjuangan membela masyarakat harus dilakukan secara bersih, profesional, dan sesuai ketentuan hukum.
“Kita ingin POSPERA bergerak dengan baik, bersih, dan sesuai dengan aturan sebagai organisasi kemasyarakatan. Kinerja kita harus bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ia menyebut eksistensi POSPERA tidak boleh hanya diukur dari keberadaan struktur organisasi, tetapi dari seberapa jauh organisasi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin POSPERA bergerak dengan baik, bersih, dan sesuai dengan aturan sebagai organisasi kemasyarakatan. Kinerja kita harus bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ia menyebut eksistensi POSPERA tidak boleh hanya diukur dari keberadaan struktur organisasi, tetapi dari seberapa jauh organisasi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Eksistensi POSPERA hanya bisa dibuktikan dengan kerja nyata. Bagaimana kita menyikapi kebijakan pemerintah dari pusat sampai daerah dan bagaimana kita memperjuangkan kepentingan masyarakat. Itu yang harus kita tunjukkan,” ujar Kepler.
Untuk memperkuat fungsi tersebut, DPC POSPERA Kota Tasikmalaya membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan berbagai persoalan dan aspirasi.
“Pintu POSPERA terbuka untuk masyarakat. Silakan sampaikan persoalan yang dihadapi. Baik masalah sosial, kesehatan, pendidikan, hukum, agraria maupun persoalan lainnya. Kita akan melihat dan menindaklanjutinya sesuai kewenangan serta aturan yang berlaku,” kata Kepler.
Kepler menegaskan, ke depan POSPERA Kota Tasikmalaya ingin memastikan keberadaan organisasi benar-benar menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
“Kita ingin POSPERA bukan hanya ada namanya, tetapi ada manfaatnya. Ketika masyarakat membutuhkan tempat untuk menyampaikan aspirasi, POSPERA harus menjadi salah satu pintu yang terbuka untuk mereka,” pungkasnya.
Sebagai informasi, DPC POSPERA Kota Tasikmalaya berkantor di Jalan Pancasila Nomor 55, Kota Tasikmalaya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan