TASIKMALAYA, MNP – Eskalasi penolakan terhadap wahana hiburan Nice Line di wilayah Bungursari, Kota Tasikmalaya, kian memanas.
Gabungan 13 organisasi bersama masyarakat terdampak resmi menggelar rapat koordinasi untuk melaksanakan aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Pemerintah Kota Tasikmalaya, Rabu (01/04/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap keberadaan wahana hiburan Nice Line yang hingga kini disebut-sebut belum mengantongi izin resmi operasional di wilayah tersebut.
Rapat persiapan aksi telah dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, aktivis organisasi kepemudaan, hingga perwakilan warga sekitar yang mengaku terdampak langsung oleh aktivitas wahana tersebut.
Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa aksi unjuk rasa akan dilangsungkan di depan Kantor Pemerintah Kota Tasikmalaya sebagai bentuk desakan kepada pihak berwenang agar segera mengambil langkah tegas.
Koordinator Aliansi Bungursari, Asep Depo, menegaskan bahwa tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah penutupan sementara hingga permanen wahana Nice Line.
Ia menyebut, keberadaan wahana itu dinilai bermasalah dari sisi perizinan dan berpotensi menimbulkan dampak sosial di lingkungan sekitar.
“Kami meminta agar wahana Nice Line segera ditutup. Sampai hari ini kami menilai belum ada kejelasan terkait izin wilayah maupun operasionalnya. Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” ujar Asep dalam rapat koordinasi tersebut, Rabu (01/04).
Selain persoalan legalitas, warga juga mengeluhkan dampak yang dirasakan sejak wahana tersebut beroperasi. Mulai dari kebisingan, meningkatnya aktivitas lalu lintas, hingga kekhawatiran terhadap potensi gangguan ketertiban umum.
Sejumlah warga yang hadir dalam rapat menyampaikan bahwa mereka merasa tidak pernah dilibatkan atau diberikan sosialisasi sebelumnya.
Aliansi menilai pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, terkesan lamban dalam merespons persoalan ini.
Oleh karena itu, aksi demonstrasi yang akan digelar besok diharapkan mampu menjadi tekanan agar pemerintah segera turun tangan dan memberikan kepastian hukum.
“Kami meminta dinas terkait untuk segera menanggapi. Jangan sampai masyarakat yang terus dirugikan. Pemerintah harus hadir dan tegas dalam menegakkan aturan,” tambah Asep.
Rencana aksi ini diperkirakan akan diikuti oleh ratusan massa dari berbagai organisasi dan masyarakat umum.
Mereka akan membawa sejumlah tuntutan tertulis serta melakukan orasi secara bergantian di lokasi aksi. Aparat keamanan pun diharapkan dapat mengawal jalannya demonstrasi agar tetap berlangsung kondusif.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Nice Line maupun pemerintah Kota Tasikmalaya terkait polemik yang berkembang.
Masyarakat berharap ada langkah cepat dan transparan guna menyelesaikan persoalan ini tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.
Aksi demonstrasi ini menjadi cerminan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan terhadap aturan, khususnya dalam hal perizinan usaha di lingkungan mereka.
Semua pihak kini menunggu sikap tegas pemerintah dalam menyikapi tuntutan yang disuarakan oleh warga Bungursari.
![]()
Penulis : Soni
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan