Tuntaskan Masalah Tapal Batas, Bupati Pakpak Bharat Sepakati Poin Penting di Kantor Gubernur Sumut

Rabu, 1 April 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, MNP – Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengikuti Rapat Koordinasi penyelesaian masalah tapal batas wilayah Kabupaten Pakpak Bharat dengan Kabupaten Dairi di kantor Gubernur Sumatera Utara (31/03/2026).

Rapat Koordinasi ini dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumatera Utara, Drs. Basarin Yunus Tanjung, M.Si, serta dihadiri oleh Bupati Dairi, Ir. Vikner Sinaga, MM, Asrendam I/BB, Komandan Kodim 0206/Dairi, Komandan Batalyon TP 906/SLG, Komandan Batalyon TP 908/GD, Kepala BPKH Wilayah I Medan, Kepala Kantor BPN Pakpak Bharat, Kepala Kantor BPN Kabupaten Dairi.

Nampak hadir juga beberapa Pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Sekretaris Daerah Dairi, Kepala Dinas Pemdes, PPA Dan KB Pakpak Bharat, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Pakpak Bharat, serta beberapa pemangku kepentingan lainnya.

Dalam rapat ini disepakati beberapa poin penting yang dituangkan dalam Berita Acara, yaitu peserta rapat sepakat bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mengusulkan revisi sebutan Kabupaten Dairi menjadi Kabupaten Pakpak Bharat pada Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI nomor 846 tahun 2025 tentang persetujuan penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan pada wilayah Komando Daerah Militer I / Bukit Barisan atas nama Kementerian Pertahanan RI pada hutan produksi tetap di Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara seluas kurang lebih 50,50 ha melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara.

“Mudah-mudahan segera terselesaikan, masalah batas wilayah antar wilayah ini perlu dilakukan penegasan, untuk menghindari adanya keragu-raguan dalam proses pembangunan,” pungkas Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar
Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP
Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya
Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan
Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya
Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:15 WIB