Talang Padang, MNP – Puskesmas Rawat Inap Tekad Pulau Panggung yang berlokasi Pekon Tekad Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus jadi sorotan publik.
Pasalnya, puskesmas tersebut dinilai apatis dengan mengabaikan tanggungjawabnya terhadap pelayanan terhadap masyarakat.
Hal itu dialami dua pasien yang hampir sekarat terpaksa balik kanan dilarikan ke rumah sakit akibat tidak ada seorang pun perawat atau petugas jaga di Puskesmas Rawat Inap Tekad Pulau Panggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejadian itu berawal dari unggahan video yang diterima wartawan dari narasumber inisial Z yang kebetulan saksi mata.
Dia menerangkan, saat dua pasien tiba di Puskesmas Rawat Inap Tekad Pulau Panggung sekira pukul 19.00 Wib malam, disana tidak ada satupun perawat atau petugas yang piket/jaga malam waktu itu.
“Ya, bang, saat itu Sabtu malam Minggu tanggal 30 September sekira Pukul 19.00 WIB, saya kebetulan ada di UPT Puskesmas itu dikarenakan mertua saya dirawat Inap,” ujar Z saat ditemui wartawan dikediamannya, Selasa (03/10/2023).
Sumber melihat ada dua pasien yang baru tiba digotong oleh keluarganya masuk ke ruangan penanganan, tapi disana tidak ada satupun perawat atau petugas lain untuk melayani pasien tersebut. Padahal, sepertinya pasien itu sakitnya parah.
Z pun berinisiatif meninjau semua ruangan perawatnya dan benar saja sumber tidak menemukan satupun perawat atau petugas disana.
“Sepertinya pada saat itu Puskesmas dalam keadan kosong tidak ada perawatnya,” ungkap Z.
Lalu, dirinya pun mengambil rekaman video sebagai bukti, bahwa keterangannya ini tidaklah mengada ada, karena kebetulan juga pada saat itu mertua Z tengah menjalani Rawat Inap.
Tak hanya itu, Z juga menyebut, halaman depan Puskesmas juga dalam keadan gelap, seolah tidak berfungsi. Mungkin sepertinya disengaja lampunya dimatikan supaya terlihat seolah puskesmas itu tutup.
“Yang jadi pertanyaan, kami selaku warga masyarakat Pulau Panggung mengapa cara pelayanan Puskesmas seperti itu, dimana rasa tanggung jawab Kepala Puskesmas itu sendiri terhadap semua pegawainya,” cetus sumber.
Dia berharap kepada Dinas Kesehatan dan Bupati Tanggamus agar segera memberikan teguran keras, bahkan sanksi terhadap Kepala Puskesmas (Kapus) Pulau Panggung. Karena ini menyangkut nyawa dan keselamatan pasien itu sendiri.
“Saya berharap kedepannya tidak terulang lagi kejadian seperti ini, sehingga Puskesmas dapat memberikan pelayanan yang memuaskan terhadap pasien yang membutuhkan penanganan maksimal,” tandas sumber. Bersambung
![]()
Penulis : Mirhan Samsi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan