BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Tokoh masyarakat, Uus Janur, angkat bicara terkait belum adanya perhatian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya terhadap kondisi longsor yang terjadi di SD Negeri Cikembang, Desa Giriwangi, Kecamatan Gunung Tanjung.

Menurut Uus Janur, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah nyata dari pihak terkait, khususnya BPBD, dalam menangani dampak longsor yang telah mengganggu aktivitas sekolah.

Ia menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan serta kenyamanan siswa dalam menjalani kegiatan belajar.(18/4/2026).

“Kami sangat menyayangkan belum adanya perhatian serius dari pihak terkait. Ini menyangkut dunia pendidikan dan keselamatan anak-anak,” ujar Uus Janur.

Kepala SD Negeri Cikembang, Nonoy Subara, S.Pd., membenarkan bahwa sampai saat ini pihak sekolah belum menerima bantuan atau penanganan dari pemerintah daerah, khususnya BPBD Kabupaten Tasikmalaya.

Ia mengungkapkan bahwa longsor yang terjadi telah berdampak pada terganggunya fasilitas sekolah, terutama area lapangan.

“Akibat longsor ini, para siswa tidak bisa melaksanakan upacara maupun kegiatan lainnya di lapangan sekolah. Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan dan memprioritaskan perbaikan sarana tersebut,” ungkap Nonoy.

Pihak sekolah bersama masyarakat berharap adanya respon cepat dari pemerintah daerah agar kondisi ini tidak semakin memburuk dan aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal.

Selain itu, perhatian terhadap infrastruktur pendidikan di daerah rawan bencana dinilai perlu menjadi prioritas utama demi keselamatan dan masa depan generasi muda.

Loading

Penulis : DHS

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH
Bupati Garut Buka Rakor GTRA 2026, Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru