TASIKMALAYA, MNP — Tokoh masyarakat, Uus Janur, angkat bicara terkait belum adanya perhatian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya terhadap kondisi longsor yang terjadi di SD Negeri Cikembang, Desa Giriwangi, Kecamatan Gunung Tanjung.
Menurut Uus Janur, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah nyata dari pihak terkait, khususnya BPBD, dalam menangani dampak longsor yang telah mengganggu aktivitas sekolah.
Ia menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan serta kenyamanan siswa dalam menjalani kegiatan belajar.(18/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat menyayangkan belum adanya perhatian serius dari pihak terkait. Ini menyangkut dunia pendidikan dan keselamatan anak-anak,” ujar Uus Janur.
Kepala SD Negeri Cikembang, Nonoy Subara, S.Pd., membenarkan bahwa sampai saat ini pihak sekolah belum menerima bantuan atau penanganan dari pemerintah daerah, khususnya BPBD Kabupaten Tasikmalaya.
Ia mengungkapkan bahwa longsor yang terjadi telah berdampak pada terganggunya fasilitas sekolah, terutama area lapangan.
“Akibat longsor ini, para siswa tidak bisa melaksanakan upacara maupun kegiatan lainnya di lapangan sekolah. Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan dan memprioritaskan perbaikan sarana tersebut,” ungkap Nonoy.
Pihak sekolah bersama masyarakat berharap adanya respon cepat dari pemerintah daerah agar kondisi ini tidak semakin memburuk dan aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal.
Selain itu, perhatian terhadap infrastruktur pendidikan di daerah rawan bencana dinilai perlu menjadi prioritas utama demi keselamatan dan masa depan generasi muda.
![]()
Penulis : DHS
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan