Bukan Sekedar Teori, Siswa SMPIT TQ Ihya As-Sunnah Terjun ke TPA Kaji Masalah Sampah

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Dalam upaya menghadirkan pengalaman belajar yang nyata bagi siswa, SMP IT – TQ Ihya As-Sunnah Tasikmalaya sukses menggelar puncak kegiatan Project Based Learning (PBL) atau Pembelajaran Berbasis Proyek.

Kegiatan bertajuk “Puncak PJBL Proyek dan Integritas 2026” ini mengusung tema puitis khas Sunda, “Ngajunjung Elmu, Ngaraksa Nilai, Ngawangun Jati Diri”, Kamis (12/02/2026).

Metode PBL yang diterapkan di sekolah ini memberikan ruang bagi siswa untuk keluar dari dinding kelas dan berinteraksi langsung dengan objek pembelajaran di lapangan.

Hotim Abdulloh, M.Pd., menjelaskan bahwa program ini melibatkan seluruh jenjang, mulai dari kelas VII hingga kelas IX, dengan fokus observasi yang berbeda-beda:

Kelas VII: Fokus pada kearifan lokal dengan mengangkat kebudayaan khas Kota Tasikmalaya. Para siswa mempelajari secara langsung proses pembuatan dan nilai sejarah di balik Payung Geulis, Kelom Geulis, hingga Batik Tasikmalaya.

Kelas VIII: Menitikberatkan pada sektor Budidaya dan Kewirausahaan, guna melatih kemandirian ekonomi siswa sejak dini.

Kelas IX: Melaksanakan Proyek Integrasi yang lebih kompleks. Siswa putra, misalnya, melakukan observasi langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk menganalisis persoalan pengelolaan sampah yang tengah dihadapi Kota Tasikmalaya.

“Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman nyata, bukan sekadar membaca buku atau melihat materi di laptop. Dengan melihat langsung, pembelajaran menjadi lebih komprehensif dan menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal,” ungkap Hotim.

Selain penguasaan materi, Hotim juga menekankan bahwa siswa di sekolah ini dituntut untuk aktif berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris.

Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan sejak 2 Februari ini mendapat apresiasi tinggi dari Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Kepala Bidang SMP, Dani, yang hadir langsung dalam acara puncak tersebut menyatakan dukungannya.

“Ini kegiatan yang sangat positif. Sekolah memang harus membawa siswa masuk ke lingkungan masyarakat. Dengan begitu, mereka tidak akan canggung saat nanti terjun ke kehidupan sosial setelah lulus. Pembelajaran di dalam dan luar sekolah harus selaras,” ujar Dani.

Dani juga berharap SMP IT TQ Ihya As-Sunnah dapat menjadi pionir atau percontohan bagi sekolah lain di Kota Tasikmalaya dalam menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi.

Rangkaian PJBL 2026 ini ditutup dengan pameran hasil karya dan presentasi proyek oleh para siswa, yang menunjukkan kemampuan analisis serta kreativitas mereka di hadapan para guru dan tamu undangan.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wujudkan”Panyingkiran Bersinar”, Kelurahan Panyingkiran Optimalkan Bank Sampah Lewat Aksi Jumsih
Dugaan Konflik Kepentingan Kasus Mesin Mobil Dinsos, Tatang Toke: Jangan Ada yang Dilindungi 
Keburu Terciduk Polres Garut, Ratusan Paket Sabu Gagal Beredar
Kasus Dugaan Pelecehan Tukang Bakso: Kuasa Hukum Korban Bantah Isu Penculikan Terlapor 
Menelusuri Jejak PBBKB Bartim: Transparansi Pajak BBM Dipertanyakan, Warga Bartim Angkat Suara
Ukur Capaian Kompetensi, 67 Peserta Ikuti Sumatif Paket C di PKBM Insan Madani
Panitia Resmi Terbentuk, Sulang Silima Marga Manik Pergetteng Getteng Sengkut Siap Gelar MUBES ke – 10 
Sosok Polisi Pakpak Bharat Aiptu Widodo, Donor Darah Usai Puasa demi Nyawa Pasien

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:53 WIB

Wujudkan”Panyingkiran Bersinar”, Kelurahan Panyingkiran Optimalkan Bank Sampah Lewat Aksi Jumsih

Jumat, 24 April 2026 - 13:19 WIB

Dugaan Konflik Kepentingan Kasus Mesin Mobil Dinsos, Tatang Toke: Jangan Ada yang Dilindungi 

Jumat, 24 April 2026 - 13:07 WIB

Keburu Terciduk Polres Garut, Ratusan Paket Sabu Gagal Beredar

Jumat, 24 April 2026 - 12:54 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Tukang Bakso: Kuasa Hukum Korban Bantah Isu Penculikan Terlapor 

Jumat, 24 April 2026 - 11:55 WIB

Menelusuri Jejak PBBKB Bartim: Transparansi Pajak BBM Dipertanyakan, Warga Bartim Angkat Suara

Berita Terbaru

Berita terbaru

Keburu Terciduk Polres Garut, Ratusan Paket Sabu Gagal Beredar

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:07 WIB