Tasikmalaya, MNP – Program revitalisasi pendidikan yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi kembali memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
Salah satunya terlihat di SMAN 7 Tasikmalaya, yang kini tengah melaksanakan pembangunan tiga ruang kelas baru (RKB) dengan melibatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
Pembangunan tersebut menjadi bukti sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan sarana pendidikan yang layak dan representatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Sekolah SMAN 7 Tasikmalaya Drs, Dadan Ahmad Sofyan M.Pd menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan pemerintah melalui program revitalisasi sekolah.
Ia menegaskan bahwa pembangunan ini bukan hanya memperkuat fasilitas belajar, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.
“Kami, pihak sekolah, sangat bangga dengan adanya program revitalisasi ini. Selain memberikan manfaat bagi proses pembelajaran siswa, kegiatan pembangunan ini juga menjadi berkah bagi masyarakat sekitar yang ikut terlibat langsung sebagai tenaga kerja,” ujar Dadan saat ditemui di lokasi pembangunan, Rabu (22/10/2025).
Menurut Dadan, pihak sekolah bersama panitia pembangunan berkomitmen menjalankan proyek ini secara transparan dan melibatkan warga yang memiliki kemampuan di bidang konstruksi.
Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, di mana banyak warga sekitar sekolah yang sebelumnya menganggur kini mendapatkan pekerjaan sementara.
“Banyak warga masyarakat yang bekerja di sini. Ini sangat membantu bagi mereka yang sedang membutuhkan pekerjaan. Jadi selain bangunan yang bermanfaat bagi siswa, ada juga manfaat ekonomi yang langsung dirasakan warga,” tambahnya.
Salah satu pekerja, warga sekitar sekolah, mengaku senang bisa terlibat dalam proses pembangunan tersebut. Ia menuturkan bahwa kesempatan bekerja di proyek sekolah ini membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
“Kami bersyukur bisa ikut bekerja. Selain menambah penghasilan, kami juga merasa ikut berperan membangun sekolah yang nanti akan digunakan anak-anak kami sendiri,” ucapnya.
Program pembangunan tiga ruang kelas baru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di SMAN 7 Tasikmalaya.
Dengan kondisi ruang kelas yang sebelumnya terbatas, kehadiran ruang tambahan ini akan menambah kenyamanan siswa dalam belajar dan mengurangi beban penggunaan ruangan bergantian.
Kegiatan pembangunan juga mendapat apresiasi dari pihak komite sekolah dan masyarakat sekitar yang menilai langkah ini sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di daerah.
Mereka berharap pembangunan berjalan lancar dan dapat selesai tepat waktu agar segera dimanfaatkan oleh siswa.
Dengan semangat gotong royong antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, pembangunan tiga ruang kelas baru di SMAN 7 Tasikmalaya menjadi contoh nyata bahwa peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat.
Program seperti ini diharapkan terus berlanjut dan diperluas ke sekolah-sekolah lain di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.
![]()
Penulis : SN
Editor : Redi Setiawan






