Pakpak Bharat, MNP – Akibat hujan deras yang melanda hampir seluruh wilayah kabupaten Pakpak Bharat kurun waktu beberapa Minggu terakhir banyak lokasi diterpa bencana.
Banyak laporan longsoran tebing dan juga banjir sering terjadi di beberapa lokasi dan terkadang akses jalan seputaran wilayah kabupaten Pakpak Bharat.
Efeknya, banyak terhambat akibat longsoran tanah yang mengakibatkan terganggunya aktifitas pengguna jalan dan perekonomian para warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan tidak sedikit lahan lahan pertanian warga dan sawah juga tidak luput dari bencana banjir dan longsor
Di beberapa desa bahkan ada kemungkinan gagal tanam akibat adanya bencana longsor pada saluran irigasi persawahan seperti salah satunya saluran irigasi persawahan Gabe Sasmi Tinada.
Diperkirakan para petani akan merugi akibat tidak bisa menaman padinya sendiri akibat hambatan saluran irigasi dimaksud longsor dan tidak bisa di aliri air hingga ke areal persawahan warga.
Selain itu, ada juga salah satu areal sawah warga juga ikut terkena banjir dan longsor akibat diterjang hujan selama beberapa hari terakhir yang hampir setia hati diguyur hujan.
Menanggapi hal tersebut Kepala BPBD Kabupaten Pakpak Bharat Agusman Padang saat diminta tanggapannya melalui media WhatsApp mengatakan, Pemkab Pakpak Bharat melalui Dinas BPBD terus akan berupaya dengan optimal menanggulangi bencana secara optimal.
“Jajaran BPBD kita standby kan apabila suatu waktu terjadi bencana seperti longsor dan banjir kita akan berusaha memberikan pertolongan serta jalan yang terkena longsoran juga kita upayakan untuk di lakukan pembersihan agar akses jalan kita tidak terganggu,” jelas Agusman, Minggu (03/12/2023).
Kepala BPBD Agusman Padang juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Pakpak Bharat Agar tetap berhati hati di setiap melakukan kegiatan masing masing.
Terutama lanjut Agusman, bagi penduduk yang berdomisili di areal pemukiman yang berada dibawah tebing dan aliran sungai untuk tetap berhati hati agar seluruh masyarakat dapat bersama meminimalisir korban bencana.
“Termasuk di wilayah perkotaan seperti ibukota Salak, bagi masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya supaya saluran drainase permukiman tidak terjadi banjir,” harap Agusman.
Hingga berita ini kita kirimkan ke redaksi MNP, curah hujan terus berlangsung dan juga longsoran tanah masih intens terjadi walaupun longsoran dimaksud masih dapat di minimalisir.
Diharapkan tidak menjadi kendala bagi seluruh aktifitas para masyarakat Pakpak Bharat, terutama akses jalan dan permukiman warga.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan